SALMU BIN QUTAIBAH di saat duduk menunggu proses pengadilan antara dia dengan sudara sepupunya datanglah Basyir bin Ubaidillah bin Abi Bakrah,”Apa yang menyebabkan engkau duduk di sini?”
Ibnu Qutaibah pun menjawab,”Saudara sepupuku mengklaim bahwa di rumahku ada barang miliknya.” Basyir bin Ubaidillah pun memberi nasihat,”Demi Allah aku tidak melihat hal yang paling menghilangkan dien, kehormatan dan menyibukkan pikiran kecuali bermusuhan.”
Akhirnya Ibnu Qutaibah berdiri meninggalkan tempat itu untuk meninggalkan persidangan. Melihat hal itu, saudara sepupu Ibnu Qutaibah malah menyatakan,”Ada apa denganmu? Apakah kamu telah sadar kalau aku yang benar?”
Ibnu Qutaibah pun menjawab,”Bukan, namun saya memuliakan diri dari perkara ini ada saya meninggalkan permusuhan.” (Ihya Ulumuddin, 8/9)
Tidak balas dendam atas kedzaliman orang lain lebih mulia daripada membalas keburukan dengan keburukan serupa.