ABU ABDILLAH BIN JALA’ suatu saat ditanya seseorang mengenai perihal kefakiran. Ulama Syam yang dikenal zuhud ini pun diam tidak menjawab. Kemudian Abu Abdilah bin Jala’ beranjak dari tempatnya lalu pergi.
Begitu kembali ke tempat semula, Abu Abdillah bin Jala’ menjelaskan,”Aku memiliki 4 daniq (1 daniq = 1/6 dirham). Aku malu kepada Allah jika aku berkata perihal kefakiran, sedangkan uang itu masih ada padaku. Maka aku pergi untuk mengeluarkan harta itu dari rumahku”.
Kemudian sahabat Dzu Nun Al Mishri ini pun duduk lantas menjelaskan masalah kafakiran. (Thabaqat Al Auliya, hal. 82)