Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Meraih Suluk Mahabbah Ilahi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 September 2012 09:10 9:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2012 09:10
Bagikan
Bagikan

CINTA, sebuah ungkapan yang sudah tidak asing lagi di telinga kalangan manusia. Apalagi di kalangan remaja, istilah cinta seolah-olah sudah menjadi hidangan harian yang patut dipersiapkan untuk meraih apa yang di inginkan. Namun, berbeda lagi jika kita tautkan hati kita untuk sang ilahi robbi. Istilah cinta sudah masuk ke kalbu manusia untuk memantapkan dan menyempurnakan nilai kehidupan kita.

Cinta kepada Allah swt berarti beriman kepada-Nya semata dengan tidak mempersekutukan diri-Nya dengan sesuatu apapun, meninggalkan segala bentuk penyimpangan dan pengingkaran terhadap sifat-sifat-Nya, mensifati-Nya dengan segala sifat kesempurnaan dan kebesaran-Nya, mensucikan-Nya dari segala kekurangan, mentaati-Nya dengan tidak bermaksiat kepada-Nya. Al Qarni berujar:

“Cinta Allah dapat diraih dengan menunaikan hak-hak-Nya dan demikian juga cinta manusia dapat diraih dengan menunaikan hak-haknya dan memperlakukan mereka secara adil dan baik. Mendapat cinta Allah adalah tujuan utama seorang hamba dalam hidupnya, maka wajib bagi seorang hamba untuk mengetahui hal-hal yang mendatangkan kecintaan Allah.” (Dr. ‘Aidh bin ‘Abdullah Al Qarni)

Ada satu syarat penting untuk meraih cinta Allah, yakni kita harus mengikuti sunnah Rasulullah. Kita harus memahami dan mengikuti jejak langkah-langkah beliau meraih cinta abadinya, yakni Allah ‘Azza wa Jalla. Sehingga Allah pun telah menjadikan beliau sebagai kekasih-Nya. Oleh karena itu cinta kepada Allah berarti mesti cinta kepada Muhammad, Rasulullah. Allah yang Maha Kasih berfirman:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika benar kamu mencintai Allah SWT maka ikutilah aku. Niscaya Allah SWT mencintai kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamu. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.” (QS: Ali ‘Imran: 31).

Lantas, bagaimana meraih mahabbah Ilahi Robbi? Meraih mahabbah allah itu seyogyanya memang harus dipertajam guna mendapatkan predikat yang penting dihadapan allah.

Dan di antara jalan atau suluk untuk meraih hal tersebut ada beberapa hal;

• membaca Al-Quran dengan tadabbur dan memahaminya dengan baik
• mendekatkan diri pada Allah dengan sholat sunat setelah mengutamakan sholat wajib
• selalu berdzikir dalam segala keadaan dengan hati, lisan, dan perbuatan
• mengutamakan kehendak Allah dalam segala keadaan
• menanamkan dalam hati nama-nama dan sifat-sifat Allah dan memahami maknanya
• bersyukur kepada Allah dalam setiap perkara yang telah ditentukan oleh-Nya, sentiasa tawadhu’ (rendah hati) kepada Allah
• selalu bangun malam untuk beribadah
• bermunajat dan membaca kitab suci-Nya
• banyak bergaul dengan orang-orang sholeh juga mengambil hikmah dan ilmu dari mereka
• jangan mendekati perkara-perkara yang menyebabkan kita lalai dari mengigat Allah Subhanahu Wata’ala

Di antara semua itu sangatlah nihil apabila tanpa didasari dengan ilmu, karena semua itu butuh pengetahuan guna memantapkan hati kita untuk meraih ilahi robbi. Jika semua hal tersebut sudah terlaksana dengan mantap dan yakin, bukan hal yang mustahil kita akan meraih mahabbah ilahi dengan mudah dan mampu meraih predikat tersebut.

Semoga kita senantiasa mendapatkan kecintaan Allah, itulah yang seharusnya dicari setiap hamba dalam setiap detak jantung dan setiap nafasnya.

Ibnul Qayyim mengatakan bahwa kunci untuk mendapatkan itu semua adalah dengan mempersiapkan jiwa (hati) dan membuka mata hati.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallalahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.*/Mahrus Sholeh, Kader Muda NU dan Pengurus UKM-Pengembangan Tahfidzul Qur’an IAIN Sunan Ampel Surabaya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Frans Magnis: “Toleransi Beragama Di Indonesia Masih Sangat Tinggi”
Tulisan selanjutnya Jawa Timur Jadi Model Pengentasan WTS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Berita
14 Juni 2026 07:28
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?