Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Dari Keluarga Menuju Ikatan Berjamaah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Februari 2022 13:35 1:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Februari 2022 13:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | DAKWAH, bila dilakukan secara konsisten, akan terbangun lingkungan yang memiliki tatanan sesuai petunjuk wahyu. Mulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga, hingga lingkungan yang lebih besar seperti jamaah.

Dakwah, bila dilakukan secara sitematis, akan menghasilkan keluarga-keluarga yang Rabbaniyyah. Artinya, keluarga yang senantiasa berhubungan dengan Rabb-nya, yakni Allah Ta’ala.

Pembinaan keluarga-keluarga ini menjadi penting. Sebab, mereka adalah  komponen terkecil suatu peradaban.

Karena itu, dakwah harus dimulai dari sini, sebagaimana dulu Rasulullah ﷺ juga memulai dakwah dari keluarganya.  Setelah terbangun keluarga-keluarga Rabbaniyyah, maka dakwah harus berlanjut ke lingkungan yang lebih luas, pada tahapan ini, kita perlu membangun pusat dakwah sebagai tempat untuk berjamaah.

Pusat dakwah tersebut adalah masjid. Dulu pun Rasulullah ﷺ membangun masjid Nabawi setibanya di Madinah.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Inilah pusat peradaban yang akan terus berkembang. Di sinilah jamaah membentuk shaf yang rapat dan rapi di bawah satu komando imam. Di sini pula tempat semua persoalan dicarikan solusinya.

Pada masa Rasulullah ﷺ juga begitu. Rasulullah ﷺ membangun peradaban kecil yang berpusat di Masjid Nabawi. Di masjid inilah beliau berbincang-bincang dengan para sahabatnya, mendiskusikan segala persoalan, baik sosial, ekonomi, bahkan juga politik dan strategi perang.

Lalu perlahan-lahan, dari Masjid Nabawi, kekuasaan Islam mulai meluas hingga ke seluruh Madinah. Kemudian membesar hingga ke wilayah-wilayah sekitar Madinah. Bahkan, pada zaman Umar bin Khaththab, wilayah Islam semakin meluas, meliputi semenanjung Arabia, Palestina, Suriah, Iraq, Persia, dan Mesir.

Namun, karena ini butuh proses yang lama, boleh jadi sepanjang hidup kita, peradaban Islam sebagaimana dulu Rasulullah ﷺ bangun di Madinah tak pernah tegak. Tak mengapa! Sebab, tujuan akhir hidup kita bukan itu.

Jika tujuan akhir hidup seorang Muslim adalah tegaknya peradaban Islam sebagaimana Madinah di masa Rasulullah ﷺ maka betapa banyaknya kaum Muslim yang gagal dalam hidupnya karena keburu meninggal sebelum peradaban seperti itu berdiri.

Tujuan akhir hidup kita adalah mencari ridho Allah Ta’ala. Adapun  ikhtiar membangun peradaban Islam sebagai bagian dari upaya mencari ridho Allah Ta’ala, bisa kita mulai dari keluarga masing-masing.

Jika keluarga Rabbaniyyah sudah terbentuk maka itu berarti kita telah berhasil membangun peradaban Islam dalam level yang kecil.

Selanjutnya kita tak boleh berpuas diri dengan level sekecil itu. Kita harus mulai melibatkan diri dalam upaya membangun peradaban yang lebih besar di lingkungan sekitar, begitulah seterusnya.

Tahapan-tahapan seperti ini harus kita lalui dengan sabar hingga suatu saat kelak, jika Allah menghendaki, terbangunlah peradaban Islam sebagaimana dulu Rasulullah ﷺ membangun Madinah.

Bagi Allah Ta’ala, sangat mudah membuat dunia ini menjadi berperadaban Islam. Hanya dengan mengatakan “kun (jadilah)”, maka tegaklah peradaban Islam.

Hal ini difirmankan oleh Allah Ta’ala dalam al-Qur’an surat Yunus [10] ayat 99:

وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ لَاٰمَنَ مَنۡ فِى الۡاَرۡضِ كُلُّهُمۡ جَمِيۡعًا‌ ؕ اَفَاَنۡتَ تُكۡرِهُ النَّاسَ حَتّٰى يَكُوۡنُوۡا مُؤۡمِنِيۡنَ

“Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” (QS: Yunus [10]: 99).

Agaknya Allah Ta’ala tengah menguji seberapa besar kesabaran kita dan seberapa tangguh keimanan kita. Wallahu a’lam. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahikatan jamaahjamaahKeluarga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadapi Era Disrupsi, Hidayatullah Sukoharjo Luncurkan Apps Pondok Roja dan Pesantren Wirausaha
Tulisan selanjutnya BMH Luncurkan 46 Rumah Qur’an di Bontang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?