Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Giat Bekerja Mencari Nafkah (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Maret 2016 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Maret 2016 09:57
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

BEKERJA bagi generasi salafussalih adalah hal yang paling utama walaupun itu sangat melelahkan. Mereka membiasakan diri tidak meminta-minta kepada orang lain, walau dalam kondisi memprihatinkan.

Dalam satu hadist disebutkan, Allah azza wa jalla mengajari Adam `alaihissalam seribu mata pencaharian (pekerjaan). Ia berkata: “Katakanlah kepada anak-anakmu, supaya mereka mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan mata pencaharian, terbiasa makan dari usahanya dan tidak mencari usaha dengan menggunakan agamanya.

Dalam hadist lain disebutkan: “Ruhul kudus membisikkan ke dalam hatiku, seseorang tidak akan menemui kematian sampai Ia menyempurnakan rezekinya, meskipun itu datangnya sangat lambat. Bertakwalah kepada Allah, halalkanlah pencarian rezekimu, karena Allah tidak menerima apa yang ia miliki dengan cara maksiat.”

Umar bin al-Khattab berkata: “Janganlah kalian duduk di dalam masjid, meninggalkan pekerjaan dan berdoa: “Wahai Tuhanku, berikanlah rezeki kepadaku”, karena itu bertentangan dengan sunah. Bukankah kalian mengetahui, bahwa langit tidak akan menjatuhkan hujan emas ataupun perak.”

Imam Ahmad bin Hanbal pernah ditanya tentang sifat seorang laki-laki yang duduk di masjid dan berkata: “Aku tidak akan mengerjakan apapun sampai Allah memberikan rejeki.” Dia menjawab: “Sesungguhnya orang ini adalah orang yang tidak mengerti ilmu, tidakkah ia mendengar Nabi bersabda: “Allah menjadikan rejekiku di bawah naungan pedangku.”

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Ini dikuatkan oleh hadist yang diriwayatkan dari al-Tabrani mengenai kebiasaan seekor burung, ia berangkat di waktu pagi dalam keadaan lapar dan pulang setelah merasa kenyang. Dalam hadist tersebut disebutkan, bahwa seekor burung makan untuk mencari rezeki.*/Abdul Wahhab Al-Sya’rani, tertuang dalam bukunya Lentera Kehidupan. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bekerjamencari nafkah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Turki Hajar Milisi Bashar al Assad di Lattakiah
Tulisan selanjutnya Giat Bekerja Mencari Nafkah (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?