Hidayatullah.com– Kantor berita Iran, Fars News, memberitakan, pasukan Angkatan Darat Suriah Senin malam, (06/03/16), menarik pasukan dari puncak bukit di utara provinsi Lattakia setelah serangan besar-besaran kelompok milisi Jaish al-Fatah yang didukung oleh artileri tentara Turki.
Tentara Suriah menarik pasukannya dari puncak al-Nawara di utara Lattakia setelah serangan artileri Turki menghajar mereka diikuti serangan besar-besaran dari ratusan elemen Jaish al-Fatah dari arah al-Nawara.
Pasukan rezim Bashar sebelumnya berada puncak al-Nawara bersama beberapa daerah lain di utara Lattakia 10 hari yang lalu.
Sumber -sumber militer dalam sebuah pernyataan meminta bantuan militer dan cadangan udara untuk mengambil alih kembali bukit al-Nawara.
Dalam perkembangan terkait sebelumnya, hari Senin, Angkatan Udara Rusia juha meluncurkan kampanye udara skala besar lebih Jabal al-Turkmen dan Jabal al-Akrad di bagian utara Lattakia, menargetkan beberapa oposisi dan kelompok pejuang pembebasan di sepanjang perbatasan Turki.
Angkatan Udara Rusia, didukung tentara Iran telah melakukan lebih dari 20 serangan udara di Jabal al-Akrad dan Jabal al-Turkmen.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Tentara Suriah dan gerakan milisi Hizbullah Libanon bergerak maju di Lattakia, dan sekarang mereka mengendalikan 85 persen wilayah pesisir tersebut.
Sementara itu, militer dukungan Rezim Bashar dan kelompok dukungan mereka dari milisi Syiah Hizbullah dan iran mengkonsolidasikan posisi militer mereka di beberapa didistrik strategis terutama di Nawareh, Saraf, al-Dorreh, al-Sarmanieh, al-Zeytounia dan daerah al-Younesiya.*