Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Menjadi Manusia Senang di Dunia dan Akhirat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Maret 2018 10:17 10:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Maret 2018 10:17
Bagikan
iman
Ilustrasi.
Bagikan

PADA dasarnya bahwa tujuan hidup manusia di dunia ini ada dua perkara, yaitu:

1. Ingin selamat dunia akhirat.
2. Ingin menjadi raja di dunia dan di akhirat.

Tujuan yang hendak ditempuh manusia di atas itu sangat berat dan sulit. Jika manusia salah menempuh kedua-duanya, maka akan lepas darinya, sehingga menjadi manusia yang sengsara di dunia dan sengsara di akhirat.

Menjadi manusia selamat di dunia itu sangat sukar dan sulit, sebab di dunia itu banyak sekali bahaya yang selalu mengancam keselamatan manusia. Tetapi bahaya dan penyakit yang mengancam manusia itu dapat dihindari oleh manusia yang mengerti, yaitu mengerti bagaimana cara menghindarinya.

Perlu kita ketahui bahwa penyakit dan hama yang sangat berbahaya dalam kehidupan manusia itu adalah penyakit ruhani dan hama hati, bukan penyakit jasmani. Kalau kita terserang penyakit jasmani, dapat berobat kepada dokter atau minum obat yang dibeli dari toko-toko obat. Tetapi kalau manusia terserang penyakit hati atau ruhani, jiwanya gelisah memikirkan darimana memperoleh rezeki, susah karena tanamannya terserang hama, atau hatinya susah karena ingin punya rumah yang baik. Penyakit-penyakit seperti ini sangat berbahaya dan sulit disembuhkan.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Timbulnya kejahatan-kejahatan yang dilakukan manusia di muka bumi ini tidak lain adalah karena ingin hidup senang. Manusia berjudi karena ingin punya uang banyak. Manusia mencuri karena ingin punya harta benda banyak. Manusia korupsi sebab ingin punya harta. Manusia bakhil karena harta bendanya takut berkurang. Salah satu penyebabnya karena yang ditempuh manusia untuk mencari kesenangan di dunia, maka sampai kapan pun tidak akan menemukan kesenangan, baik di dunia apalagi di akhirat.

Satu-satunya jalan untuk menempuh hidup senang sesungguhnya adalah menjadi manusia bersyukur kepada Allah Ta’ala atas nikmat-nikmat-Nya yang telah diberikan kepada kita. Kita bersyukur kepada Allah Ta’ala karena kita telah beriman dan bukan menjadi manusia yang kufur kepada-Nya.

Nikmat agama inilah yang paling besar yang harus kita syukuri dan harus kita pertahankan agar lekat di dalam jiwa dan jangan sampai terlepas dari jiwa kita.

Jika kita telah menjadi manusia yang benar-benar tawakal kepada Allah, yang kita awali dengan kesabaran, yaitu berijtihad dengan sungguh-sungguh dan bertawakal kepada ketentuan Allah, maka setelah menerima ketentuan dari Allah itu –yang kita syukuri dan terima dengan senang hati, maka kita akan menjadi manusia berbahagia di dunia dan juga berbahagia di akhirat nanti.*Sudirman STAIL

Sumber Buku: Nasihat Meraih Sukses. Penulis: Imam al-Ghazali.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hama hatipenyakit ruhaniselalu bersyukurselamat di dunia dan akhirat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIUMI Diharapkan Bisa Mempersatukan Umat
Tulisan selanjutnya Partai Aceh Tolak Rencana BPKH Kelola Tanah Waqaf di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Berita
31 Oktober 2026 16:32
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?