Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

6 Tradisi di Negeri Muslim selama Ramadhan

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Maret 2024 22:24 10:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Maret 2024 23:15
Bagikan
Bagikan

Bulan suci Ramadhan selalu dihiasi dengan tradisi unik. Inilah enam tradisi Ramadhan Negara Muslim

Hidayatullah.com | BULAN Ramadhan adalah bulan suci yang berakar pada iman, sejarah, dan budaya. Di seluruh dunia, umat Islam menandai periode tersebut dengan tradisi yang berbeda dan unik.

Meriam  

Diadopsi di banyak negara, meriam akan ditembakkan sebagai tanda berakhirnya puasa atau dimulainya waktu berbuka.  Tradisi seperti ini yang masih berlaku adalah Mesir, UEA, dan Lebanon.

Nafar, tradisi membangunkan sahur di Maroko

Nafar

Baca Juga

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”

Nafar Maroko bertugas membangunkan orang-orang saat sahur untuk mempersiapkan hari puasa. Mereka berkeliling lingkungan sambil membacakan doa pada waktu sahur.

Tradisi Haq al-Laila

Haq Al-Laila

Haq al-Laila adalah tradisi Ramadhan di Uni Emirar Arab (UEA) pada malam Sya’ban ke-15 (kalau Indonesia menyebutnya Nisfu Sya’ban), dimana anak-anak mengenakan pakaian tradisional dan membawa tas anyaman warna-warni sambil bernyanyi dan pergi dari rumah ke rumah untuk membeli permen dan kacang-kacangan.

Lentera

Mesir memiliki salah satu tradisi unik selama Ramadhan yang paling berwarna, karena jalanan, rumah, dan lingkungan sekitarnya diterangi fanus.

Fanus,  berarti lampu atau cahaya, secara luas saat ini dikenal dengan Fanus Ramadan atau Lentera Ramadhan yang penuh warna-warni selama bulan suci.

Tradisi lentera Ramadhan di Mesir

Musaharati

Musaharati adalah sebutan untuk orang berkeliling menabuh genderang di pemukiman warga untuk membangunkan agar sahur. Tradisi musaharati berawal dari Kekhalifahan Fatimiyah sembilan abad lalu.

Saat itu, musaharati diperlukan untuk membangunkan orang agar sahur saat Ramadan karena belum ada jam beralarm atau pengeras suara di masjid. Tradisi Ramadhan ini masihdapat ditemukan di Arab Saudi, Iraq, Turki, dan Suriah.

Mheibes

Mheibes adalah sebuah permainan berebut cincin yang jadi tradisi menyambut Ramadan di negara Iraq. Permainan ini terdiri dari dua kelompok dan tujuannya adalah untuk menyembunyikan sebuah cincin.

Permainan tradisional ini hanya muncul setelah berbuka puasa di bulan Ramadhan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulan suciHeadlinelentera ramadhanMeriam RamadhanPilihan RedaksiRamadhanTradisi Ramadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riset: Wanita yang Rajin Konsumsi Soft drink Bisa Kena Kanker Hati
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah: Akhiri Ketegangan Pemilu, Pererat Persaudaraan Sambut Ramadhan  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’

Berita
1 Oktober 2026 20:50
Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Ragam

Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

28 Agustus 2025 11:00
buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?