Hidayatullah.com–Al Qur’an memerintahkan umat Islam untuk mengimani kita suci kaum Kristen, Injil. Pernyataan di dalam al-Qur’an ini membuat kaget Ustadz Mashud muda. Artinya, al-Qur’an mengakui kebenaran isi Injil. Padahal dalam keyakinannya selama ini hanyalah Islamlah agama yang diridhoi Allah SWT.
Kekagetan itu menciptakan rasa penasaran pada diri Mashud. Rasa penasaran itulah yang kemudian mendorong ustadh kelahiran Sidoarjo Jawa Timur ini mempelajari Injil secara lebih mendalam. Kesimpulannya, kita Injil yang sekarang berbeda dengan Injil yang dimaksud dengan al-Qur’an. “Injil sekarang banyak penambahan dan pemalsuan,” katanya.
Tentu saja kalangan Nasrani tidak terima dengan tudingan semacam itu. Mereka pun menantang Mashud berdebat. Tak kurang ustadz yang kini menjadi Ketua Muhammadiyah Sidoarjo ini sudah berdebat 30 kali melawan pandeta dan pastur.
Berhasilkah Mashud membuktikan kepalsuan Injil, siapa saja para pendeta itu, adakah di antara mereka kemudian masuk Islam?
Jawabanya ada di dalam video di sini
tonton juga video Dokter Bedah Terbaik Prancis Masuk Islam karena Mumi Fir’aun