Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Video

Anggap Islam Jahat, Kini Malah Masuk Islam

Bambang S
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2021 10:06 10:06 am
Bambang S
Dipublikasikan 22 Oktober 2021 10:06
Bagikan
Ibrahim Killington, dulu benci sekarang cinta Islam
Bagikan

Hidayatullah.com–Siapa sangka Ibrahim Killington yang dulu menganggap Islam jahat, kini malah masuk Islam. Sebelum menjadi Muslim,  Killington lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersenang-senang. Menenggak minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang sudah menjadi kebiasaanya.

“Saya bergaul dengan orang yang sama seperti saya. Dengan harapan, kesenangan dan kebahagian itu tak pernah berakhir,” katanya.

Berbicara soal Islam dan Muslim, ia tak banyak mengetahui hal itu sebelum tragedi 9/11. Ia hanya mendengar istilah teroris banyak diulas pada setiap pemberitaan baik cetak maupun elektronik. Ia sempat bingung, apakah Islam dan Muslim itu teroris.

Namun, pemberitaan negatif itu mulai mempengaruhi pandangannya terhadap Islam dan Muslim. Satu hal yang tertanam dalam dirinya, setiap Muslim melakukan kekejaman di seluruh dunia. Kebenciannya terhadap Islam dan Muslim mulai tumbuh. Ia merasa negaranya sudah diacak-acak oleh Islam dan Muslim. “Mereka itu penjahat berbahaya di dunia,” katanya.

Kebencian itu mendorong Killington mencoba bergabung dengan tentara hingga tiga kali. “Tujuannya agar bisa pergi ke Afghanistan dan membunuh banyak muslim yang saya bisa,” katanya.

Baca Juga

Menjaga Benih Karakter Anak Saat Liburan
Prof DR Hamid Fahmi Zarkasyi: Toleransi Bukan Saling Menghormati
Sudah Mengislamkan 3000 Orang, Al Falah Gelar Pengajian dengan Pembicara Mualaf dari AS
(Video) Islam di Argentina Terbesar Di Amerika Latin
Mengintip Islam di Maroko, Apa Hubungannya dengan Presiden Soekarno dan Ust. Abdul Somad?

Tapi kenyataannya ia gagal masuk tentara. Satu ketika, ia mendengarkan siaran radio. Nama program radio itu adalah ‘Terror Talk’, milik pemerintah Amerika Serikat. Isi dari pembicaraan dalam radio itu adalah soal kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Yang ia dengar, radio itu mempertanyakan keteladanan Rasulullah SAW mengingat prilaku terorisme yang dilakukan muslim di seluruh dunia.

“Ini sangat tidak masuk akal bagi saya, bagaimana orang-orang itu percaya dan mengikuti Nabi ini,” katanya.

Rasa penasaran itu mendorongnya  untuk mempelajari Islam. Bagaimana kisah selanjutnya?  Tonton videonya di sini Anggap Islam Jahat, Kini Malah Masuk Islam

Tonton juga video menarik Pertama Kali di Indonesia, Pesantren Beli Gereja

 

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cerita mualafibrahim killongtonIslam di Amerikakisah mualafmualaf di amerika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya gelombang ketiga Tuai Kontroversi, Pemprov DKI Surati KBRI Ankara Minta Alternatif Nama Jalan
Tulisan selanjutnya DPR: Pesantren Jadi Salah Satu Solusi Persoalan Pendidikan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Video

Jeritan Ibu Muslim yang Semua Anaknya Katholik

10 Desember 2022 07:00
Video

Istri Muslim, Suami Katholik “Perang” Doa 24 Tahun

29 November 2022 18:00
missionaris perangkap
Video

Missionaris Ini Pasang Perangkap untuk Muslim Justru Ia Sendiri Terperangkap

21 November 2022 18:36
Video

Perjuangan Ustadzah Kembar di Kampung Mualaf

22 September 2022 11:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?