Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ramainya Hoax Dinilai Karena Masyarakat Jengah dengan Pemberitaan Media

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Januari 2017 10:23 10:23 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Januari 2017 10:23
Bagikan
Politisi PAN, Hanafi Rais
Bagikan

Hidayatullah.com – Wakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi Rais menilai, keberadaan hoax merupakan konsekuensi dari munculnya internet. Hanya saja, belakangan ini ada fenomena yang disebut Post-Truth Society. Artinya data dan fakta menjadi kurang dipercaya.

“Yang dipercaya adalah meme dan hoaxnya,” ujarnya di Ruang Rapat F-PAN, Komplek DPR-MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/01/2017).

Namun, Hanafi melihat, hal itu karena masyarakat juga sudah merasa jengah dengan pemberitaan dari media.

Penyebar ‘Hoax Kapolri’ Ditangkap Bareskrim, Bagaimana dengan Ahok?

“Ketika kita mencari informasi yang valid berdasarkan jurnalisme objektif, terutama dari media mainstream, tetapi mereka justru terafiliasi ke politik maupun agenda setting,” paparnya.

Sehingga, terangnya, masyarakat merasa sudah memberi kepercayaan tapi seolah dianggap bodoh dengan disajikannya isu-isu yang mengedepankan agenda media itu sendiri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hal itulah, kata Hanafi, yang membuat masyarakat berpindah ke sumber media sosial.

Atur Medsos Perlu, Tapi Bukan untuk Bungkam Kritik

Ia juga mengungkapkan, banyaknya hoax disebabkan literasi masyarakat masih rendah dan kurang diperhatikan.

“Karena kalau permintaan terhadap hoax itu rendah karena masyarakatnya terdidik, otomatis hoax akan hilang,” ungkapnya.

Walau demikian, Hanafi turut mendorong, agar sumber produksi hoax juga perlu ditindak, apalagi jika sudah sampai menjadi industri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Intelijen Negara (BIN)Badan Nasional Penanggulangan TerorismeBINBNPTHanafi RaishoaxKonten ‘Radikal’MenkominfoMenteri Komunikasi dan InformatikaPost-Truth SocietyRudiantaratata kelola konten di internet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Konten ‘Radikal’, Menkominfo Beri Karpet Merah Kapolri, BNPT dan BIN
Tulisan selanjutnya Berinfaqlah dengan Harta Tercinta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?