Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dekati Gedung Putih Pemuda Ini Terobos Tiga Pagar Pengaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2017 15:50 3:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2017 15:50
Bagikan
Suasana sidang Jonathan Tran (berkacamata), penerobos pagar Gedung Putih.
Bagikan

Hidayatullah.com—US Secret Service, unit pengawal kepresidenan Amerika Serikat, membeberkan perihal insiden penerabasan pagar Gedung Putih pekan lalu oleh seorang pemuda yang berhasil mencapai beberapa langkah saja dari gedung utama.

Jonathan Tran, 26, berada di lingkungan Gedung Putih selama lebih dari 16 menit, sebelum akhirnya dibekuk, kata Secret Service.

Dia sekarang terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dalam pernyataanya, Secret Service mengatakan “sangat kecewa dan marah” dengan peristiwa 10 Maret 2017 itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tran tidak berhasil memasuki bangunan utama Gedung Putih, tempat di mana Presiden Donald Trump berada saat itu.

Namun, anggota kongres Jason Chaffetz -dari House Oversight Committee yang bertugas mengawasi kinerja Secret Service- mengklaim pemuda itu berhasil mencapai teras South Portico dan berusaha membuka pintunya.

Menurut dokumen pengadilan, Tran mengatakan kepada agen-agen federal bahwa dia temannya presiden dan punya janji untuk bertemu, lapor BBC Jumat (17/3/2017).

Dia membawa dua kaleng mace (semprotan berisi zat iritan untuk pertahanan diri), sebuah paspor AS, sebuah komputer dan sebuah buku karya Trump, kata pihak berwenang.

Presiden memuji Secret Service karena telah melakukan “pekerjaan fantastis” membekuk penyusup itu.

Tran berhasil memanjat pagar setinggi 5 kaki dekat kantor Departemen Keuangan AS, yang bersebelahan dengan Gedung Putih. Dia kemudian memanjat pagar kendaraan setinggi 8 kaki, lalu pagar lebih pendek dekat sayap timur halaman Gedung Putih.

Laporan CNN menyebutkan dia memicu beberapa alarm setelah memanjat pagar, tetapi berhasil menghindari sejumlah sensor pengawas.

Tran, asal Milpitas, California, dikabarkan terlihat mondar-mandir sekitar Pennsylvania Avenue, Washington DC, di mana Gedung Putih berada, hampir enam jam sebelum penangkapannya.

Secret Service mengatakan lebih dari 50 orang ditanyai perihal insiden itu.

Kejadian tersebut merupakan aksi teranyar dari rangkaian penerobosan di Gedung Putih beberapa tahun terakhir.

Sejak 2015 keamanan Gedung Putih diperketat, besi-besi runcing dipasang di pucuk pagar besi hitam yang mengitari kantor pusat pemerintahan AS itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi PDIP Ingatkan Media Massa Berperan Jaga Kestabilan Bangsa
Tulisan selanjutnya Jerman Gunakan Software Analisa Suara untuk Verifikasi Asal Pengungsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Berita
1 Oktober 2026 15:47
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

Terbaru

  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?