Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Untung-Rugi Normalisasi Israel-Turki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 April 2013 22:34 10:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2013 22:34
Bagikan
Bagikan

TERKESAN tergesa-gesa, delegasi Israel akan segera berangkat ke Turki untuk membahas ganti rugi keluarga para korban kapal kemanusiaan Mavi Marmara yang berusaha menerobos blokade menuju Gaza pada bulan Mei 2010. Bila tidak ada perkembangan lain, dijadwalkan delegasi tersebut berangkat pada 12 April ini, atau sekitar tiga pekan setelah permintaan maaf PM Benjamin Netanyahu kepada PM Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Israel kelihatannya yang lebih proaktif untuk segera menormalisasikan hubungannya dengan Turki sebab apabila hanya untuk membahas ganti rugi, tidak mesti harus dengan kunjungan delegasi yang demikian cepat. Meskipun Erdogan menerima permintaan maaf tersebut, namun dengan sejumlah syarat termasuk menghentikan (sebagian sumber menyebutkan meringankan) embargo atas Gaza.

Belum ada kejelasan apabila syarat terakhir ini akan diterima pemerintah Israel karena tidak ada tanda-tanda negeri Zionis itu siap mencabut embargo atas Gaza yang menjadi basis terkuat perjuangan bersenjata faksi-faksi perlawanan Palestina saat ini. Pemerintahan Erdogan, juga kelihatannya akan tetap menunggu komitmen Netanyahu, agar permintaan maaf tidak hanya sebatas di mulut sebelum hubungan kedua negara kembali normal seperti sebelum insiden kapal kemanusiaan itu.

Paling tidak Erdogan sangat mengerti prilaku negeri Zionis itu yang sering melanggar kesepakatan yang telah tercapai terutama bila bercermin pada berbagai kesepakatan yang dicapai dengan Palestina. Mungkin contoh yang paling kini adalah pelanggaran atas kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang ditengahi Mesir pada bulan November tahun lalu.

Pada 2 April lalu, dilaporkan pesawat tempur negeri Zionis itu melakukan serangan dua kali atas Gaza dan mengancam akan melanjutkan serangannya sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian warga Palestina dan masyarakat internasional terhadap nasib para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel. Kondisi para tahanan sangat menyedihkan, dan kembali mencuat ke permukaan dengan meninggalnya tahanan wanita Palestina, Maisarah Abu Hamdiah Selasa (02/04/2013) di Tepi Barat.

Baca Juga

Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital

Israel menganggap kemarahan warga Palestina atas kondisi tahanan sebagai eskalasi dan memperingatkan Palestina agar tidak menjadikan kematian tahanan tersebut sebagai alasan untuk meningkatkan eskalasi. Padahal yang melakukan eskalasi dengan memanfaatkan kasus kematian tahanan tersebut adalah Israel sendiri dengan menyerang Gaza dan dikhawatirkan kasus ini akan dimanfaatkannya untuk menggagalkan gencatan senjata yang disponsori Mesir itu.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Amerika Dibebaskan Beli Pil KB
Tulisan selanjutnya Fenomena Fatin Shidqia dan Gejala Kompromi Fikih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?