Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Hamburkan $28 Juta untuk Seragam Loreng Hijau Tentara Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2017 08:11 8:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2017 08:10
Bagikan
Kiri: seragam loreng tentara Afghanistan motif hutan (hijau).
Bagikan

Hidayatullah.com—Uang para pembayar pajak, alias uang rakyat Amerika Serikat sebanyak $28 juta dihabiskan sia-sia untuk membayar seragam loreng tentara Afghanistan. Demikian menurut inspektur jenderal AS yang bertugas mengawasi peperangan yang dilakoni serdadu Paman Sam.

Dalam laporannya, John Sopko mengatakan bahwa pejabat militer AS membelikan untuk pasukan Afghanistan seragam loreng bermotif “hutan” (warna hijau), padahal lansekap di sana hanya sekitar 2,1% saja yang berupa hutan.

Keputusan pengadaan seragam loreng itu tidak berdasarkan pada evaluasi yang layak atas kondisi alam di Afghanistan, tulis Sopko seperti dikutip BBC Rabu (21/6/2017).

Seorang mantan menteri pertahanan Afghanistan memilih motif serangam itu pada tahun 2007, imbuh Sopko.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam laporannya setebal 17 halaman tersebut, Sopko menulis bahwa Menteri Abdul Rahim Wardak memilih motif milik privat daripada motif berharga lebih murah yang sudah dimiliki oleh militer Amerika.

Para pejabat AS, yang mencari motif seragam loreng itu via internet bersama Wardak, mengotorisasi pembelian motif karena dia (Wardak) “senang melihatnya,” kata mereka ketika itu.

“Saya khawatir apa jadinya jika menteri pertahanan itu menyukai warna ungu atau pink,” kata Sopko dalam wawancara dengan USA Today.

“Apa kita akan membeli seragam berwarna pink untuk tentara tanpa mempertanyakannya? Ini gila. Ini jelas-jelas kelihatan bodoh,” imbuh Sopko.

“Kita menghamburkan $28 juta uang pembayar pajak demi fesyen, karena pak menteri pertahanan menilai motifnya cakep.”

Senator Chuck Grassley menyebut keputusan pembelian seragam itu “memalukan dan menimbulkan kemarahan para pembayar pajak AS.”

“Mereka yang menghamburkan uang untuk seragam loreng yang keliru, sepertinya sudah kabur akal sehatnya,” imbuh politisi Partai Republik itu.

Bertahun-tahun kantor Sopko mengkritik pemborosan yang dilakukan Pentagon selama tentara Amerika dikerahkan berperang di Afghanistan.

Pada bulan Januari 2017, Sopko mengatakan kepada sebuah wadah pemikir di Washington bahwa ada bukti yang menunjukkan para pemimpin Taliban memerintahkan komandan-komandannya membeli bahan bakar AS, amunisi dan senjata dari serdadu Afghanistan, sebab harganya lebih murah.

Pentagon saat ini sedang mempertimbangkan untuk menambah jumlah pasukan AS yang dikirim ke Afghanistan, yang pengumumannya diperkirakan akan dirilis pekan ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Punya Kekayaan Jutaan Dolar, Bintang Tenis Boris Becker Dinyatakan Bangkrut
Tulisan selanjutnya Indonesia Disebut Ibarat Asbak Rokok Raksasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?