Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

CISFED: Indonesia Harus Berperan Aktif Mendorong Penyelesaian Krisis Qatar

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Juli 2017 10:36 10:36 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Juli 2017 10:28
Bagikan
Chairman Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development (CISFED), Farouk Abdullah Alwyni.
Bagikan

Hidayatullah.com– Chairman Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development (CISFED), Farouk Abdullah Alwyni, menilai, pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah-langkah strategis dalam menyikapi krisis Qatar.

Menurutnya, kebijakan politik luar negeri pemerintah Indonesia yang menyatakan netral adalah patut di apresiasi. Sikap ini sudah tepat karena posisi Indonesia yang bersahabat dengan semua negara Islam di Teluk.

“Bahkan, Indonesia harus berperan aktif dalam mendorong penyelesaian krisis Qatar agar segera berakhir,” ujar Farouk di Jakarta, baru-baru ini.

Harusnya peran aktif itu, kata dia, di antaranya dikarenakan beberapa hal. Pertama, Indonesia memiliki kepentingan dalam penyelesaian krisis politik di Timur Tengah. Karena, kata dia, banyak tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Qatar, begitu pula dengan negara-negara lain yang warganya bekerja di Qatar.

Baca: Muhammadiyah Berharap Indonesia Berperan Aktif Selesaikan Krisis Qatar

Di sisi lain, Qatar juga memiliki investasi yang cukup besar di Indonesia, juga di negara lainnya. Indonesia bisa bersama Turki mendorong Organisasi Kerjasama Islam (OKI), untuk proaktif menyelesaikan kemelut di Kawasan Teluk ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tuntutan Arab Saudi dan sekutunya di Timur Tengah tempo hari tidak realistis, permintaannya sulit dipenuhi. Bahkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson pun menganggap tuntutan negara-negara Arab ini not actionable (tidak dapat dilaksanakan),” ujar Farouk.

Kedua, pemerintah Indonesia harus mengantisipasi berbagai kemungkinan akibat krisis Qatar, terutama menyangkut kepentingan tenaga kerja migran, keberlangsungan perdagangan, dan investasi yang sudah berlangsung.

Di samping itu, imbuhnya, dengan mempertimbangkan Qatar sebagai negara kaya sumber daya minyak dan gas, dan merupakan negara terkaya di dunia, dengan berperan aktif dalam penyelesaian krisis Qatar, secara langsung dan tidak langsung, Indonesia sebenarnya dapat membuka peluang menarik investasi yang lebih besar lagi.

Baca: Krisis Qatar, Perhimpunan Al-Irsyad Usulkan Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat

“Faktanya Qatar’s Sovereign Wealth Fund dengan dananya sebesar $ 335 miliar telah berinvestasi real estate di banyak pusat kota dunia, seperti New York (dengan memiliki sebagian Empire State Building), London (Canary Wharf), dan Singapura (Asia Square Tower).

Dan juga di banyak perusahaan-perusahaan besar global seperti Volkswagen (VW), Siemens, Barclays, Credit Suisse, dan baru-baru ini di perusahaan gas Inggris National Grid Plc. Dan bahkan masuk ke ‘emerging markets’ dengan berinvestasi di perusahaan tepung terbesar di Turki dan perusahaan raksasa minyak Rusia Rosneft PJSC,” paparnya.

Alasan ketiga, masih menurut Farouk, krisis Qatar pada esensinya bukanlah masalah agama tapi sekadar konflik kepentingan politik semata, dimana Arab Saudi melihat Qatar sebagai negara yang tidak sekadar menurut saja dengan jalan politik Saudi.

“Ini tergambar dari surat yang dikirim Mufti Besar Qatar Syeikh Anwar El-Badawi kepada Mufti Besar Saudi Syeikh Abdul Aziz ibn Abdullah Al asy-Syeikh yang mengkritisi sikap yang cenderung menggunakan agama untuk persoalan politik Saudi ini, padahal pada kenyataannya justru bertentangan dengan semangat Islam menurut Mufti Qatar,” ungkapnya melalui siaran persnya diterima hidayatullah.com.

Keempat, dalam koridor ke-Indonesiaan, krisis Qatar ini jangan sampai menuai konflik horisontal di masyarakat akibat sikap reaksional pihak-pihak tertentu yang menjustifikasi sikap Saudi dengan pendekatan agama.

Baca: Wantim MUI Sebut Krisis Qatar sebagai ‘Fitnah Qubro’

Menurutnya, beberapa pihak yang berafiliasi ke Saudi dan kemungkinan mendapatkan pendanaan sosial cenderung menjustifikasi apapun kebijakan Kerajaan Arab Saudi dari perspektif agama.

“Bahkan cenderung menyerang pihak lain seperti Ikhwanul Muslimin misalnya, yang sebenarnya mereka tidak memiliki pemahaman politik yang memadai dalam membaca isu ekonomi politik dari isolasi ini,” imbuhnya.

Terakhir, Farouk mengatakan tidak berharap persoalan di Kawasan Teluk ini berkembang di tanah air, karena berpotensi merusak kebinekaan dan stabilitas politik Indonesia.

Apalagi, lanjutnya, suhu politik di dalam negeri sendiri sedang cukup panas, paska pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 terkait Organisasi Massa atau Perppu Ormas.

“Dimana sebagian pihak bahkan melihat Perppu in tidak sesuai dengan semangat Pancasila dan UUD 1945 dan cenderung dapat disalahgunakan oleh pemerintah untuk membungkam segenap pihak yang berseberangan secara politis dengan ‘Jokowi Administration’ ataupun pemikiran-pemikiran yang biasa mengkritisi kinerja pemerintahaan saat ini,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiChairman Center for Islamic Studies in Finance Economics and DevelopmentCISFEDFarouk Abdullah Alwynihubungan diplomatikinvestasi Qatarkebijakan politik luar negeri IndonesiaKrisis Diplomasi Qatarkrisis QatarMufti Besar QatarMufti Besar SaudiNegara telukOKIOrganisasi Konferensi IslamPerppu OrmasQatarShaykh Abdul Aziz ibn Abdullah Al ash-SheikhShaykh Anwar El-BadawiTimur TengahTKI di Qatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Emir Qatar Bersedia Lakukan Perundingan dengan Syarat
Tulisan selanjutnya Dampak Krisis Qatar Dinilai Sedikit Banyak Mempengaruhi Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?