Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ketua Himpaudi Banyumas Bantah Kabar Ia Melarang ‘Tepuk Anak Shaleh’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2017 16:24 4:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Agustus 2017 16:24
Bagikan
[Ilustrasi] Anak-anak TPA/TPQ menyanyikan lagu "Tepuk Anak Shaleh".
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Banyumas, Khasanatul Mufidah, mengoreksi pemberitaan yang menyebut dirinya melarang atau menghentikan kegiatan menyanyikan lagu Tepuk Anak Shaleh.

Kepada hidayatullah.com Jakarta, Selasa (01/08/2017) pagi, Mufidah bercerita, awalnya ia pernah mendapat aduan dari masyarakat seputar Tepuk Anak Shaleh yang ada akhiran “Islam Yes, Kafir No”-nya.

Keluarga yang mengadu, tuturnya, memberi tahu anaknya jadi tidak mau berteman dengan temannya yang beda agama.

Mendengar aduan ini, ia katanya lalu bertanya kepada Kepala Dinas, “Bagaimana menyikapi hal ini secara bijak dan hati-hati, kepada lembaga yang memakai tepuk dengan akhiran seperti itu… Saya khawatir pola pikir anak-anak yang lugas dan unik akan salah memaknai akhiran tepuk tadi… Sehingga akan tertanam sikap intoleran terhadap teman yang berbeda agama dengannya…”

Dijawab katanya oleh Kepala Dinas, bahwa Tepuk Anak Shaleh sebaiknya tidak memakai “Kafir No”, tapi cukup berhenti sampai “Islam Yes.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Siapakah yang Telah Kafir?

“Clear menurut saya,” ujar Mufidah. “Jadi jika di dunia maya menjadi viral bahwa saya melarang atau menyuruh menghentikan Tepuk Anak Shaleh, itu fitnah. Bahkan di TPQ dan PAUD-ku pun sampai hari ini masih pakai tepuk tersebut.”

Menurutnya, kalimat “Kafir No” bisa dimaknai macam-macam oleh anak-anak. Ekstremnya, kata dia, anak-anak jadi tidak mau berteman dengan yang berbeda. “Dalam kontek bernegara yang Bhinneka Tunggal Ika, tentu kita harus sama-sama menjaga perbedaan dan keberagaman,” tuturnya melalui sambungan pesan pribadi.

Ia menambahkan, karakter anak usia dini harus dibangun. Salah satunya melalui moral dan agama. Penanaman tauhid tentu sangat baik diberikan sejak dini, kata dia. Tapi dengan catatan, tetap harus menghormati agama lainnya.

Baca: Farid Okbah: Umat Islam Toleran, Jangan Dianggap Musuh

“Lakum diinukum waliyadiin. Anak-anak yang tumbuh dengan penanaman agama yang baik, kelak akan melahirkan bukan saja manusia yang beriman, tapi manusia yang ihsan, baik terhadap semua mahluk-Nya, baik terhadap sesama, dan itulah akhlak yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,” pungkasnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhinneka Tunggal IkaHimpaudiHimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesiaintoleransiislamkafirkerukunan beragamaKetua Himpaudi BanyumasKhasanatul Mufidahlagu anak-anakPAUDpendidikan anakpendidikan anak usia dinipendidikan islamTepuk Anak ShalehTKtoleransiTPATPQ
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 70 Kloter dengan 28 Ribu Lebih Jamaah Indonesia dari Sudah di Madinah
Tulisan selanjutnya Seorang Sahabat Tutupi Aib Sahabatnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?