Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kim Jong-nam Bawa Antidot ketika Tewas Diracun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2017 06:28 6:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Desember 2017 06:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Saudara tiri pemimpin Korea Utara membawa botol-botol berisi antidot dari racun yang menewaskan dirinya ketika dia dibunuh.

Kim Jong-nam meninggal di bandara Kuala Lumpur bulan Februari lalu setelah racun perusak saraf VX dilumurkan ke wajahnya.

Media lokal mengatakan laporan toksikologi menunjukkan bahwa botol-botol yang dibawa oleh Kim dalam tas ranselnya ketika dibunuh berisi Atropine, antidot untuk menangkal racun perusak saraf termasuk VX.

Seorang dokter mengatakan kepada Pengadilan Tinggi Malaysia bahwa botol-botol berisi antidot itu diserahkan kepadanya oleh polisi untuk dites, lapor koran The Star Kamis (30/11/2017), seperti dikutip BBC.

Wanita Vietnam Doan Thi Huong, 29, dan wanita Indonesia Siti Aisyah, 25, dituduh meraupkan racun ke wajah Kim pada 13 Februari 2017 di bandara internasional Kuala Lumpur. Kedua perempuan itu menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan. Mereka mengklaim ditipu agar mau ikut ambil bagian dalam sebuah acara lelucon TV. Jika dinyatakan bersalah, mereka terancam hukuman gantung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rekaman kamera pemantau di area keberangkatan bandara menunjukkan kedua perempuan itu mendekati Kim sebelum meraupkan sesuatu ke wajahnya.

Pyongyang membantah terlibat dalam pembunuhan adik tiri Kim Jong-um itu. Namun, di pengadilan pihak jaksa penuntut mengatakan bahwa 4 pria Korea Utara terlibat dalam kasus tersebut.

Kim Jong-nam bisa dibilang dikucilkan oleh keluarganya, setelah menolak menerima warisan kekuasaan dari ayahnya, Kim Jong-il, dan mengalihkannya ke adik tirinya Kim Jong-nam. Dia kemudian banyak menghabiskan waktunya di luar negeri, berkeliling antara Macau, China Daratan dan Singapura.

Dulu, Kim Jong-nam dikenal sebagai kritikus dinasti keluarganya yang menguasai Korea Utara. Sebuah buku terbitan 2012 mengutip perkataannya perihal keyakinannya bahwa Kim Jong-un tidak memiliki kemampuan untuk memimpin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BWI akan Perbesar Input Wakaf, Perkuat Tata Kelolanya
Tulisan selanjutnya 41 Persen Kekerasan Seksual Akibat Pornografi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?