Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Publik Diminta Peduli atas Nasib Revisi UU Penyiaran

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Desember 2017 06:36 6:36 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Desember 2017 06:36
Bagikan
[Ilustrasi] Tayangan TV
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP), Nina Mutmainnah, mengatakan, publik perlu peduli dengan nasib Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang saat ini masih berkelit prosesnya di DPR.

“Kita mengajak publik untuk lebih peduli pada UU Penyiaran. Mengingat para pelaku penyiaran memakai frekuensi publik,” ujarnya kepada hidayatullah.com usai diskusi bertema ’15 Tahun UU Penyiaran’ di Jakarta, Rabu (06/12/2017).

Menurut Nina, banyak poin dalam UU Penyiaran yang mengkhawatirkan karena beberapa ketentuannya tidak demokratis dan menyingkirkan kepentingan publik.

“Justru lebih membawa kepentingan industri televisi besar,” ungkapnya.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) menegaskan, kepentingan publik yang terabaikan menjadi inti persoalan dari UU Penyiaran.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di antara aspeknya, kata Nina, seperti iklan rokok, kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), kepemilikan media, digitalisasi, dan sistem stasiun jaringan (SSJ).

“Secara umum media penyiarannya harus berpihak pada publik, dan aspeknya itu tadi,” tandasnya.

Proses RUU Penyiaran masih berada di Badan Legislasi (Baleg) DPR dan deadlock sejak rapat terakhir yang membahas soal digitalisasi pada 3 Oktober lalu. Beberapa fraksi mengundurkan diri hingga rapat diputuskan ditunda.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:frekuensi publikiklan rokokindustri televisikepentingan publikKNRPKoalisi Nasional Reformasi PenyiaranKPINina MutmainnahpenyiaranpertelevisianRevisi UU PenyiaranUU Penyiaran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel, Indonesia Diharapkan Galang Dukungan Dunia
Tulisan selanjutnya MUI Apresiasi BNN, Minta Usut Tuntas Kasus Pil PCC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?