Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

‘Dua Asisten UAS Masih Tertahan di Hongkong, Refund Tiket Dipersulit’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Desember 2017 10:27 10:27 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Desember 2017 10:27
Bagikan
Gambar terkait Ustadz Abdul Somad (UAS/kiri) dideportasi dari Hongkong dalam safari dakwahnya, Sabtu (23/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Meskipun Ustadz Abdul Somad (UAS) sudah tiba di Indonesia setelah dideportasi pihak Bandara Internasional Hongkong, namun dua orang asisten UAS masih tertahan di Hongkong, yaitu Nawir dan Hidayat.

“Masih (tertahan),” ujar pihak pengacara GNPF Ulama yang selama ini mengadvokasi UAS, Kapitra Ampera, kepada hidayatullah.com, Sabtu (24/12/2017).

Baca: Ustadz Somad Diperlakukan Bak Teroris, Pengacara GNPF akan Protes Pemerintah China

Menurutnya kedua asisten UAS itu akan pulang ke Indonesia hari ini juga.

“Insya Allah sore ini kembali,” jelasnya.

Sementara itu UAS kembali ke Indonesia sendirian tanpa didampingi kedua asistennya tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“(Ustadz) baru sampai di Pekanbaru tadi pagi,” ujar Kapitra melalui sambungan telepon.

Baca juga: UAS Dideportasi saat Dakwah ke Hongkong

 

Kenapa kedua asisten UAS masih tertahan di Hongkong?

“Enggak jelas alasannya, tapi untuk refund (pengembalian uang) tiket agak dipersulit. Insya Allah nanti sore bisa pulang, saya sudah minta orang-orang saya yang ada di Hongkong untuk bantu,” akunya kemudian melalui pesan WhatsApp.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bandara Internasional Hongkongchinadakwah UASGNPF UlamaHongkongKapitra Amperapemerintah Chinapengacara GNPF Ulamapersekusi UASpetugas bandara HongkongRRCTim Advokasi GNPF UlamaTiongkoktuduhan terorismeUASUAS ditolakUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Somad Diperlakukan Bak Teroris, Pengacara GNPF akan Protes Pemerintah China
Tulisan selanjutnya UAS Dideportasi, Pengacara: apakah Permintaan Indonesia atau China…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?