Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Filipina akan Beri Hadiahkan Untuk Pembunuh Pemberontak Komunis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2018 00:05 12:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2018 22:52
Bagikan
Rodrigo Duterte
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan akan memberikan hadiah berupa uang sebesar USD 500 kepada petugas keamanan yang membunuh pemberontak komunis, demikian dilaporkan pada Kamis dikutip Anadolu Agency.

Duterte mengatakan, hadiah uang yang diberikan kepada petugas keamanan untuk setiap pemberontak komunis yang dibunuh tersebut bertujuan untuk memangkas pengeluaran pertahanan.

“Membunuh pemberontak komunis lebih mudah daripada membunuh burung karena pemberontak memiliki kepala yang lebih besar daripada burung,” kata Duterte.

Baca: Janji Tembak Mati Pengedar Narkoba, Presiden Filipina Ungkap Pejabat Pemerintah, Militer, Hakim yang Telibat

Pernyataan tersebut memantik perdebatan baru. Human Rights Watch (HRW) mengecam pernyataan Presiden Duterte.

Menurut HRW, penerapan hadiah seperti itu dapat menyebabkan pasukan keamanan melakukan kejahatan perang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Mahkamah Pidana Internasional telah memulai penyelidikan awal terhadap Duterte karena pembunuhan ribuan orang dalam lingkup pemberantasan narkoba yang diterapkan Duterte setelah menjabat dua tahun lalu.

Baca: Presiden Duterte Ingin Perbaiki Hubungan dengan Gereja Katolik Filipina

HRW juga merilis laporan ucapan bernada pelecehan seksual yang dilakukan Rodrigo Duterte.

Duterte dikabarkan menganjurkan menembak kemaluan pemberontak komunis wanita dalam bahasa Visayan, yang lazim dipakai di kawasan selatan dan tengah Filipina.

Saat itu, Duterte berkata militer tidak perlu untuk menembak mati pemberontak komunis wanita.

“Tembak saja kemaluannya. Jika sudah ditembak, maka dia tidak berguna lagi bagi kalian,’ ujar Duterte dalam percakapan yang diyakini terjadi pada 7 Februari.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HRWHuman Rights WatchkomunisPemberontak KomunisPembunuhPresiden FilipinaRodrigo Duterte
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kebebasan seksual lgbt UU MD3 Digugat ke MK oleh Pakar Hukum Tata Negara
Tulisan selanjutnya Mantan Kepala Polisi Syariah Saudi Bolehkan Perayaan Valentine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?