Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tabu, Kader Muslim Tidur Pagi sehabis Subuh

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 Desember 2013 12:28 12:28 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 Desember 2013 12:28
Bagikan
Kader pemuda Muslim harus membiasakan sunnah Rasul dan menjauhi kebiasaan buruk seperti tidur pagi [foto: ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Hidayatullah Bidang Pelayanan Umat Drs Tasyrif Amin meminta para kadernya terus membiasakan sunnah Rasul dan menjauhi kebiasaan buruk seperti tidur pagi. Jika tidak, kecirian kadernya telah hilang.

“Kalau ada kader-kader Hidayatullah tidak bangun shalat lail, abis shalat Subuh masuk ke kamar, tidur, (itu) bukan kader,” ujar Tasyrif di Masjid Ummul Quraa, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 18 Shafar 1435 H (21/12/2013).

Seruan ini disampaikan Tasyrif saat mengisi kajian pekanan Halaqah Peradaban gelaran DKM masjid tersebut. Dia mengatakan, sebagai ciri seorang kader, mengamalkan Islam dengan sungguh-sungguh.

Di antara kesungguhan itu, lanjut Tasyrif, kader harus kuat membaca al-Qur’an dan telah berhijrah. Di malam hari dia bangun tahajud, di siang hari belajar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jadikan al-Qur’an sebagai sahabat, teman dialog yang paling akrab. Kalau ‘mendaftar’ jadi mujahid kegiatan pertamanya adalah bangun tahajud. Kalau tidak bisa bangun berarti transaksinya dengan Allah lemah,” tegasnya.

Selain itu, ciri kader Islam juga sungguh-sungguh melakukan transformasi. Kader tidak pernah puas kalau belum mentransformasikan nilai-nilai Islam kepada orang lain.

“Jangan pernah takut karena kita ini membawa wahyu. Jadikan rumah kita sebagai agen perubahan, ‘agen of change’. Paling tidak setiap shalat kita sudah ke masjid,” pesannya.

Minimal bagi seorang dai, ujarnya, mampu mentransformasikan Islam di dalam keluarga, lalu pelan-pelan berdakwah kepada tetangga rumah.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pemuda Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar dari Nenek Yusuf dan Kegigihan Para Wanita Pengejar Ilmu
Tulisan selanjutnya Genesia Mengutuk Keras Pemukulan Demonstran Muslimah di Bogor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?