Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ramzan Kadyrov Perintahkan Tes DNA untuk Selamatkan Anak-Anak dari Wilayah Teroris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2018 20:43 8:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2018 20:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov memerintahkan tes DNA menyeluruh di negaranya guna membantu mengidentifikasi dan memulangkan anak-anak yang dibawa ke ‘wilayah pendudukan teroris’ di Timur Tengah.

“Kami sekarang sedang aktif bekerja guna memastikan nasib warganegara Rusia –perempuan dan anak-anak– yang terpuruk di Iraq dan Suriah, dan membantu kepulangan mereka. Saat ini, guna memastikan pemulangan dengan selamat anak-anak Rusia yang dilahirkan di negara-negara Timur Tengah, saya telah memerintahkan pengumpulan materi-materi tes DNA,” kata Ramzan Kadyrov di media sosial populer Rusia, Vkontakte seperti dilansir RT Senin (28/5/2018).

“[Tes DNA] ini tidak hanya menentukan siapa kerabat si anak, tetapi juga membantu agar anak-anak tersebut mendapatkan status kewarganegaraan Rusia,” imbuh pemimpin Chechnya, negara republik yang tergabung dalam Federasi Rusia.

Dalam akunnya di Vkontakte, Kadyrov juga menulis bahwa utusan khusus Chechnya untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Ziyad Sabsabi, telah mencapai kesepakatan dengan Iraq bahwa semua kasus di pengadilan yang menyangkut warganegara Rusia akan ditangani oleh hakim yang sama. Hal tersebut diharapkan dapat mempercepat proses kasus dan memungkinkan anak-anak berkewarganegaraan Rusia dipulangkan.

Pada bulan April, pengadilan di Iraq menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup atas 19 warganegara Rusia –semuanya wanita– karena terlibat dengan kelompok ISIS alias Daesh. Kebanyakan dari terpidana itu memprotes keputusan pengadilan, dengan mengatakan bahwa mereka dibawa ke wilayah-wilayah ISIS di Iraq secara paksa oleh suami-suami mereka. Kebanyakan dari para wanita itu mendekam di penjara bersama anak-anak mereka yang masih kecil, yang dapat dianggap sebagai warganegara Rusia berdasarkan status WN ibunya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akhir April lalu, anggota Dewan HAM Chechnya Heda Saratova mengatakan kepada para reporter bahwa dia dan kolega-koleganya sudah mencapai kesepakatan dengan otoritas di Iraq agar anak-anak itu bisa dibawa pulang ke Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi Eropa Usul Larangan Sejumlah Produk Plastik
Tulisan selanjutnya Pemprov DKI Jakarta Raih WTP dari BPK RI Diapresiasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella
Berita

Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran

Berita
26 September 2026 09:53
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Terbaru

  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
  • Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
  • Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
  • Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
  • PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
  • Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
  • Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?