Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afrika Gunakan Yuan sebagai Cadangan Devisa, Pengaruh ‘Cengkraman’ China?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Mei 2018 13:02 1:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2018 13:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mata uang China, yuan akan ditimbang menjadi cadangan devisa oleh 17 bank sentral dan 14 bankir di Afrika Timur dan Afrika Selatan. Pembahasan tersebut dilakukan di sebuah forum yang membahas pengelolaan cadangan devisa di Harare, Zimbabwe.

Forum akan berlangsung pada Selasa-Rabu, 29-30 Mei akan dihadiri wakil sekretaris dan wakil gubernur bank sentral, serta pejabat dari African Development Bank. Para peserta akan fokus membahas melemahnya posisi eksternal sebagian besar negara anggota Macroeconomic and Financial Management Institute of Eastern and Southern Africa (MEFMI) karena perlambatan ekonomi.

“Sebagian besar negara di wilayah MEFMI memiliki pinjaman atau hibah dari China dan akan masuk akal secara ekonomi untuk membayar dalam remimbi China,” kata Jurubicara MEFMI, Gladys Siwela-Jadagu seperti dikutip Kontan dari Xinhua. Ini adalah alasan penting bagi pembuat kebijakan menyusun strategi tentang kemajuan ekonomi Afrika dengan merangkul China.

Baca: Negara Afrika Sepakat Bentuk Zona Perdagangan Bebas

Negara yang masuk dalam MEFMI adalah Angola, Botswana, Burundi, Kenya, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Rwanda, Swaziland, Tanzania, Uganda, Zambia dan Zimbabwe. Awal tahun ini, beberapa bank sentral di Eropa mengungkapkan, rencana menggunakan yuan sebagai bagian dari cadangan mata uang asing, mengingat potensi mata uang China itu sebagai unit di cadangan valuta asing utama dunia.

“China sebagai mitra dagang terbesar di lebih dari 130 negara di Afrika. Karena itu penting untuk mendapatkan bagaimana mendapat keuntungan dari pola baru perdagangan internasional,” kata Siwela-Jadagu. Seiring pergerakannya yang lebih stabil, yuan berpotensi menjadi mata uang utama di tingkat global.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengaruh China di Afrika makin lama makin besar. China terutama tertarik pada sumber daya alam dan minyak dari Afrika. Bagi Afrika, kehadiran bisnis China juga menguntungkan.

Sejak pertengahan 1990, kegiatan China di Afrika terus meluas. Saat ini China aktif hampir di semua negara Afrika. Kepentingan utama China adalah melakukan bisnis. Selain tertarik pada sumber daya alam, China juga membidik kawasan Afrika sebagai pasar.

Ahli Afrika dari Universitas Leipzig, Helmut Asche menjelaskan, “Kepentingan China di Afrika ada dua, jadi tidak seperti yang selalu disorot, bahwa China hanya tertarik pada sumber daya alam, seperti minyak, tembaga dan bahan lain. Tentu saja China perlu bahan-bahan ini. Sebagai produsen barang dunia, China perlu bahan mentah. Tapi China juga punya kepentingan lain, yaitu menjadikan Afrika sebagai pasar tempat menjual produk.“

Baca: China Bantah Kabar Memata-matai Markas Besar Uni Afrika

Selama bertahun-tahun, para pejabat Zimbabwe berupaya berpihak ke China ketimbang ke negara-negara Barat dengan menerapkan strategi ‘menatap ke Timur’ menyusul serangkaian sanksi dari Uni Eropa pada 2002.

Penelitian menyebut bahwa lebih dari sejuta penduduk Tiongkok telah tinggal di Afrika sejak tahun 2001.

African Arguments pernam memberitakan, pada 2012, sebanyak 95 persen dari 3.771 orang yang datang ke Zambia adalah tenaga kerja. Mereka bekerja di perusahaan milik Tiongkok di Afrika, perusahaan swasta Tiongkok, pemerintahan Zambia, dan sisanya di perusahaan gabungan berskala internasional. Meledaknya jumlah warga negara Tiongkok di Afrika disebabkan kerja sama antara Tiongkok-Afrika.

Warga negara Tiongkok tersebar di sejumlah wilayah seperti di Afrika Selatan, Tanzania, Zamba, Ghana, Nigeia, Angola, Mauritius, Madagaskar, dan Aljazair.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:African Development BankAfrikaAfrika SelatanAfrika Timurbank sentralchinaDevisaMEFMITiongkokYuanZimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelas Kopi Plastik Sekali Pakai Terlarang di Kantor Pemerintah Skotlandia
Tulisan selanjutnya Bus Perpustakaan Keliling Dorong Anak Afghanistan Membaca

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?