Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Bos Kartel Narkoba Cali Meninggal di Penjara Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juni 2022 14:44 2:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juni 2022 14:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Gilberto Rodríguez Orejuela, tetua dan bekas bos kartel narkoba Cali yang menyelundupkan kokain dalam jumlah besar dari Kolombia ke Amerika Serikat pada era 1980-an dan 1990-an, telah meninggal dunia di penjara Amerika Serikat, kata pengacaranya hari Rabu (1/6/2022).

Pada 2020, hakim menolak permintaan Rodríguez Orejuela agar dibebasan lebih awal dengan alasan kemanusiaan dari penjara di Butner, North Carolina. Pengacaranya, David O. Markus, saat itu mengatakan bahwa mantan gembong narkoba yang berusia 80-an tahun itu menderita berbagai masalah kesehatan.

“Kami sangat sedih mengetahui kematiannya tadi malam. Duka dan doa kami bersama keluarganya saat ini,” kata Markus seperti dikutip Associated Press.

“Tuhan punya teman main catur baru,” kata pengacara itu, merujuk reputasi Rodríguez Orejuela yang pandai mengelabui musuh dan saingannya, di mana ia mendapat julukan “pemain catur.”

Rodríguez Orejuela dan saudaranya, Miguel, membangun sebuah perusahaan kriminal besar yang menggantikan kartel Medellin yang pernah dijalankan oleh raja narkoba Pablo Escobar. Kartel Medellin dan Cali sama-sama menggunakan kekerasan dan pembunuhan secara ekstensif untuk intimidasi dan melawan hukum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa saudara lelaki Rodríguez Orejuela ditangkap pada tahun 1995 dan dipenjarakan di Kolombia. Pada saat itu, hukum Kolombia melarang ekstradisi warga negaranya. Namun di bawah tekanan dari Amerika Serikat, Kolombia kemudian mencabut larangan itu pada tahun 1997.

Meskipun dikerangkeng di dalam penjara mereka rupanya masih bisa mengendalikan bisnis narkoba dan gugatan kriminal dimasukkan di negara bagian Miami dan New York. Pada tahun 2004 Gilberto diekstradisi, sementara Miguel diekstradisi pada tahun berikutnya.

Di bawah kesepakatan pembelaan tahun 2006 yang dicapai bandar narkoba bersaudara itu dengan jaksa federal di Miami, lebih dari dua lusin anggota keluarga mereka dicoret dari daftar Departemen Keuangan AS yang menuding mereka sebagai bagian dari kartel Cali. Pencoretan nama itu membuat beberapa dari mereka terhindar dari tuntutan karena menghalangi keadilan atau pencucian uang dan memungkinkan bisnis keluarga yang sah di Kolombia untuk terus beroperasi.

Gilberto Rodriguez Orejuela dijadwalkan bebas dari penjara tanggal 9 Februari 2030. 

Adik laki-lakinya menjalani hukumannya di penjara Pennsylvania.

Kepiawaian Rodríguez Orejuela bersaudara dalam menjalankan bisnis haram dapat dilihat dari bagaimana mereka secara diam-diam membuat korup para politisi Kolombia. Mereka mengirim uang dalam sejumlah kotak sepatu kepada Ernesto Samper sebelum kemenangannya di pemilihan presiden Kolombia tahun 1994.

Rodríguez Orejuelas bersaudara mendapat kesan tidak terlalu sadis dan kejam dibandingkan dengan Pabro Escobar pemimpin kartem Medellin. Namun, diketahui kemudian bahwa mereka membayar uang sogokan kepada para jurnalis agar tidak banyak menaikkan berita terkait pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan oleh anggota kartel Cali.

Setelah para pemimpinnya ditangkap, kaki tangan kartel Cali menjadi pemimpin kelompok-kelompok bersenjata kanan-jauh yang kemudian dimasukkan AS dalam daftar kelompok teroris internasional pada tahun 2001.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCaligembong narkobaGilberto Orojuelakartel narkobaKokainKolombiaMedellinPablo Escobar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Dhabi Mulai Memberlakukan Larangan Tas Plastik Sekali Pakai
Tulisan selanjutnya ganjarist ganjar pranowo Ulang Tahun Ganjarist Dihadiri Banyak Buzzer Politik, Sebut Dukung Ganjar Pranowo Sebagai Capres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia

Berita
26 Agustus 2026 13:20
Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Iran Eksekusi Pria yang Didakwa Membantu Amerika dan Israel Semasa Protes Anti Rezim

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?