Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Santri Didorong Terus Menulis dan Menghidupkan Mading

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Desember 2018 04:53 4:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Desember 2018 05:00
Bagikan
Bedah buku gelaran komunitas Penulis Muda Indonesia (PENA) di Balikpapan, Kaltim, Desember 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Meski sederhana, majalah dinding (mading) di pesantren ternyata menyimpan sejarah dalam perjalanan menulis kebanyakan santri.

Berawal dari kebiasaan menulis diari, membaca sobekan koran atau potongan majalah, hingga aktif menjadi pengurus mading atau kelompok jurnalistik santri.

Hal itu terungkap dalam acara bedah buku Santri Menulis dan Nawaitu Menulis yang diadakan oleh PENA (Penulis Muda Indonesia), satu komunitas santri penggemar literasi dan jurnalistik, baru-baru ini.

Acara digelar di Aula Pendidikan Ulama Zuama (PUZ) Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan menghadirkan Abdul Ghofar Hadi (Penulis buku Catatan Kaki Santri), Masykur (Penulis buku Nawaitu Menulis), dan A Syakur (Editor buku Santri Menulis).

Baca: PENA Luncurkan Buku “Santri Menulis”

Serangkai dengan Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah 2018 lalu, PENA juga ikut meramaikan dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, Munas PENA, Silatnas PENA, dan bedah buku tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hadir memberi sambutan beda buku, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan Abu A’la Al-Maududi.

Selain bertutur soal isi buku dan berbagi pengalaman menulis masa santri, secara bergantian pemateri juga memberi motivasi tentang pentingnya menulis dan manfaat yang didapatkan.

Para santri juga didorong untuk rajin menulis dan membaca. Bagi yang selama ini sudah rutin melakukan itu, didorong agar meningkatkan kualitas dan kuantitasnya.

Baca: Jangan Salah Niat dalam Menulis

Di hadapan tujuh puluh santri peserta khusus peminat jurnalistik, Abdul Ghofar mengawali dengan bercerita pengalaman mendampingi santri ikut kompetisi mading tingkat Provinsi Kaltim.

Singkat kata, meski minim pengalaman dan fasilitas, tapi tim yang diasuhnya dari santri Madrasah Aliyah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra (MARAMA) Balikpapan justru meraih juara satu Lomba Mading se-Kalimantan Timur, waktu itu, tahun 2005 yang digelar salah satu surat kabar terbesar di Kaltim.

“Ini bukti sederhana, kalau santri itu bisa apa saja. Sebab mereka punya modal percaya diri dan kreativitas tinggi, termasuk dalam urusan menulis,” ucap Abdul Ghofar pada acara yang dimoderatori M Dinul Haq, alumnus Universitas Islam Madinah.

Baca: Santri PRISTAC Bedah Buku Fatih Madini “Mewujudkan Insan dan Peradaban Mulia”

Sama dengan dua pemateri sebelumnya, Masykur juga rupanya adalah aktivis mading di masa nyantri. Bahkan saking gokilnya, ia pernah menyulap sebelah dinding lemarinya sebagai Mading Mandiri alias pribadi.

“Iseng saja sebenarnya. Cuma itu menyenangkan,” kenangnya tersenyum.

Soal motivasi, hal berbeda disebut Syakur dalam paparannya. Santri asal Balikpapan itu justru mengaku tidak pernah bercita-cita jadi penulis atau wartawan sebelumnya.

Lazimnya santri, ia menikmati lingkungan pesantren begitu saja. “Saya juga sama dengan kalian, suka briejing dan nebeng,” ujarnya menyebut dua istilah asing kebiasaan santri yang populer di pesantren itu.

“Cita-cita saya sejak dulu ingin berguna bagi agama dan bangsa,” ucapnya diplomatis. “Itulah yang bikin saya menikmati apa saja yang diamanahkan,” tutur pemrakarsa mading di zaman santrinya dulu.

Untuk diketahui, PENA lahir dari diskusi di grup media sosial (medsos), 10 September 2015 lalu. Mereka merasa gelisah akan fenomena medsos sekaligus potensi santri sebagai satu elemen anak bangsa. Secara resmi komunitas literasi ini didirikan di Jakarta dan dideklarasikan di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Baca: Ingin Membangun Bangsa, Komunitas PENA Santri Terbentuk

“Alhamdulillah, buku “Santri Menulis” adalah karya perdana PENA dalam bentuk buku. Selebihnya ada ratusan tulisan anggota PENA yang tersebar di berbagai media cetak dan online,” paparnya selaku Sekjen PENA Pusat.

“Ibarat alinea, buku ini adalah paragraf pertama. Mohon doanya agar paragraf-paragraf berikutnya, lahir secepatnya” tutupnya memohon doa.

Dalam Silatnas dan Munas tersebut, PENA juga melakukan pergantian dan penunjukan kepengurusan pusat.

Ketua PENA periode pertama, 2015-2018, Masykur, digantikan oleh Imam Nawawi sebagai Ketua PENA periode berikutnya.

Sejumlah anggota senior PENA pun diangkat menjadi pengurus pusat sekaligus Koordinator di berbagai daerah. Antara lain Jabodebek, Jatim, Sulsel, Kaltim, dan NTT, menyusul daerah-daerah lainnya pada kesempatan selanjutnya.

Prosesi Munas pertama PENA digelar di kampus Hidayatullah Gunung Tembak pada 25 November 2018, dihadiri anggota PENA dari berbagai daerah di Indonesia. Bedah buku itu berlangsung pada 8 Desember lalu.

Rangkaian acara bertema “Penulis Muda Hidayatullah Berkhidmat untuk NKRI” ini didukung oleh BMH, LPPH Gunung Tembak, STIS Hidayatullah, Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH), dan Hidayatullah.com.* Abu Jaulah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:45 tahun HidayatullahBalikpapanbedah bukuBMHHidayatullahliterasimadingpenaPenulis Muda IndonesiapesantrensantriSantri Menulis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bencana Longsor Terus Terjadi Memasuki Musim Penghujan
Tulisan selanjutnya UNIDA Gontor, BI, BWI Luncurkan GISWAF

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?