Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pidato Prabowo Paparkan 5 Strategi Utama “Indonesia Menang”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 14 Januari 2019 23:02 11:02 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 Januari 2019 22:59
Bagikan
1
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan "Indonesia Menang" di JCC Senayan, Jakarta, Senin (14/01/2019) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (14/01/2019) malam ini.

Plenary Hall, ruang acara pidato, dipenuhi belasan ribu hadirin pendukung Prabowo-Sandiaga, bahkan sampai luar ruangan.

“Full, hampir 12 ribuan (hadirin) karena full Plenary, Cenderawasih, dan seluruh ruangan luar. Kebanyakan mayarakat umum yang enggak bisa masuk karena enggak muat di dalam,” ujar salah seorang pemandu acara tersebut, Mustofa Nahrawardaya, kepada hidayatullah.com seusai acara.

Dalam pidatonya itu, Prabowo antara lain mengatakan, dirinya dan calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno akan melakukan lima strategi utama guna memperkokoh negara Indonesia jika nantinya terpilih pada Pilpres 2019.

Lima fokus utama program kerja nasional itu tercantum pada visi-misinya yang diberi judul “Indonesia Menang”.

Baca: BPN Prabowo-Sandi Sayangkan jika Internal KPU Berbeda Pandangan

Prabowo mengatakan, Indonesia tidak boleh jadi bangsa yang kalah. Indonesia tidak boleh jadi bangsa yang meminta-minta dan berutang terus dan tidak mampu membela rakyatnya sendiri.

Strategi pertama, kata Prabowo, yaitu melakukan reorientasi pembangunan dan pengelolaan Republik Indonesia.

Reorientasi adalah mengubah arah dari yang tidak benar ke arah yang benar yang membela kepentingan bangsa Indonesia, jelasnya.

“(Reorientasi itu) diperlukan karena bangsa yang kokoh hanya bisa diwujudkan jika negara tersebut bisa, pertama, swasembada pangan,” ujarnya dalam pidato kebangsaan yang disiarkan live streaming berbagai platform di media sosial dan sempat disiarkan langsung sejumlah TV swasta nasional tersebut.

Selain swasembada pangan, lanjutnya, juga swasembada energi. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus bisa menghasilkan bahan bakar dari dalam negeri sendiri.

Kemudian, swasembada air bersih. Ia mengatakan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meramalkan bahwa pada tahun 2025 seluruh bumi akan mengalami krisis air.

Kemudian, negara yang kokoh harus membangun lembaga pemerintahan yang kuat, bersih, dan berintegritas. Perlu aparat pemerintah yang unggul dan jujur, baik TNI, Polri, jaksa, intelijen, dan sebagainya.

Negara yang kokoh pun, kata Prabowo, adalah negara membangun angkatan perang yang unggul dan setia kepada rakyat Indonesia. “Tentara yang kuat, tapi tentara rakyat yang setia kepada rakyat dan bangsa Indonesia,” tegasnya yang berdiri di samping cawapres Sandiaga Uno.

Strategi kedua, papar Prabowo, yaitu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Prabowo-Sandiaga mengaku akan memerangi kemiskinan, akan meningkatkan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Prabowo lantas mencontohkan pekerja di bidang kesehatan dan pendidikan yang harus diperhatikan kualitas hidupnya, antara lain seperti gaji para guru honorer dan dokter.

Ia mengatakan, nantinya akan memperjuangkan seluruh rakyat Indonesia agar memiliki jaminan kesehatan dan jaminan sosial lainnya.

Ketiga, Prabowo akan memastikan keadilan dalam penegakan hukum dan akan menjalankan demokrasi yang berkualitas. Sehingga, akan terjamin kemerdekaan berserikat, mengeluarkan pendapat, dan kebebasan pers.

Baca: Warga Paksa Sandiaga Resmikan Posko Prabowo-Sandi di Sulsel

Strategi keempat, kata Prabowo, menjadikan Indonesia sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi segenap rakyat Indonesia. Sebab, jelasnya, keamanan nasional dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan prasyarat untuk pembangunan, kemajuan, dan kemakmuran.

Adapun strategi kelima, ujar Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, adalah penguatan karakter dan kepribadian bangsa. Yang paling fundamental harus dimiliki bangsa ini adalah mental yang kuat.

Dalam penyampaian Pidato Kebangsaan itu, hadir sejumlah elite partai koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga. Antara lain, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufrie, dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indonesia Menangjanji politikkampanyePemilu 2019pidato PrabowoPilpres 2019Prabowo SubiantoPrabowo-SandiPrabowo-Sandiaga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OPCW Setuju Melarang Agen Saraf Novichok
Tulisan selanjutnya Pejuang Izzuddin al Qassam Rampas Peralatan Militer Zionis ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?