Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MIUMI: Ritual Keshalehan demi Pencitraan Politik akan Blunder

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Februari 2019 11:22 11:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Februari 2019 11:22
Bagikan
Ustad Fahmi Salim, LC, MA
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Fahmi Salim, mengatakan, ritual keshalehan yang bertujuan untuk pencitraan politik semata hanya akan menghasilkan blunder.

Sebab, umat Islam tak lagi mudah terbius oleh simbol-simbol keislaman, tapi lebih kepada wujud nyata melalui keberpihakan serta atensi pemerintah untuk umat Islam.

“Pada Ijtima Ulama I dan II, seluruh alim ulama dari penjuru Tanah Air ikut menentukan kepemimpinan nasional. Jadi, ada suatu gelombang yang sangat besar di tubuh umat Islam. Dalam konteks keumatan, ada persoalan krisis keautentikan. Kepemimpinan itu harus on the track. Jika tidak, akan terjadi banyak blunder,” kata Fahmi di Jakarta, Selasa (12/02/2019).

Menjelang pelaksanaan Pilpres 2019, berbagai isu dimainkan baik oleh kandidat petahana maupun penantang.

Lansir Indonesia Inside, Rabu (13/02/2019), salah satu yang mendapat sorotan publik adalah politisasi agama yang kerap dilakukan petahana beberapa waktu terakhir, termasuk menjadi imam shalat di depan kamera.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Seperti keshalehan ritual yang sifatnya personal dan privat, namun sengaja dikapitalisasi untuk kepentingan pencitraan politik.

Saya agak tergelitik ketika di beberapa grup WA (WhatsApp) ada tagar #PrabowoJumatDimana? Ini pertanyaan yang lucu jika dikaitkan dengan politik dan tidak pada tempatnya. Artinya, kita meragukan keislaman seseorang. Sebab, hukum shalat Jumat adalah fardu ain,” ujar dai nasional ini.

Fahmi pun mengingatkan pemerintah terkait kasus kerusuhan Tolikara yang tidak kunjung selesai hingga saat ini. Pada saat rapat, Presiden Jokowi memberikan kesempatan kepada masing-masing ulama untuk menyampaikan keluhannya.

Namun, setelah para ulama selesai menyampaikan apa yang mengganjal di pikiran mereka, Presiden Jokowi langsung menutup rapat tanpa menyatakan langkah yang akan diambil.

“Inikah kepemimpinan kita? Tidak memberikan solusi. Tidak memberikan arahan. Ini baru satu kasus. Mungkin ada masalah lain yang terkatung-katung karena tidak ada arahan dari pemimpin,” ungkap Fahmi.

“Jadi, politisasi agama ini luar biasa. Keshalehan personal kalau bukan editan dan bukan direkayasa, saya bersyukur. Tapi keshalehan personal harus berbanding lurus dengan keshalehan sosial. Sehingga, keshalehan sosial dan keshalehan publik di satu negara bisa dirasakan manfaat dan berkahnya,” ucapnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fahmi SalimJoko widodoMIUMIpencitraanPilpres 2019
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Agar PLN Juga Menyalakan Cahaya Agama di Pesantren”
Tulisan selanjutnya ‘Santri NU Millenial’ Deklarasi Dukung Sandiaga Uno

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?