Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dirjen Bimas Islam minta Selidiki Isu “Kiamat” di Ponorogo

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Maret 2019 09:33 9:33 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Maret 2019 09:34
Bagikan
Dirjen Bimas Islam Kemenag Prof Muhammadiyah Amin membuka Coaching Fotografi Program dan Layanan Bimas Islam Kemenag RI di Bogor, Jawa Barat, Senin (18/03/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Dirjen Bimas Islam Kemenag), Prof Muhammadiyah Amin, meminta Direktoratnya untuk menyelidiki isu “kiamat” yang sempat mencuat di Ponorogo, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Fotografi Bimas Islam Kemenag di Hotel Lorin, Bogor, Jawa Barat pada Senin (18/03/2019). Acara pelatihan ini digelar hingga Rabu (20/03/2019).

Pada kesempatan itu, Prof Amin berharap generasi milenial yang identik dengan para pengguna media sosial, memviralkan program-program Bimas Islam Kemenag RI.

“Tapi, viralkan program-program yang baik. Jangan yang buruk,” ujarnya.

Prof Amin kemudian memaparkan cakupan program Bimas Islam Kemenag pada acara yang dihadiri oleh peserta perwakilan dari berbagai generasi millenial, blogger, media Islam dan instansi pemerintah dari Komnas HAM, Ombudsman RI dan Kemhumham RI itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Cakupan program Bimas Islam di antaranya seperti pemberdayaan zakat dan wakaf, arah kiblat, penyuluh agama Islam, seni budaya Islam, hari besar Islam, kalender Islam, bina keluarga sakinah, jadwal shalat, MTQ, sidang istbat dan lainnya.

“Nah, sebentar lagi kita akan gelar sidang istbat untuk menentukan awal Ramadhan,” katanya.

Selain memaparkan cakupan program, Prof Amin juga mengupas tujuh isu aktual Bimas Islam selama periode 2018. Isu tersebut di antaranya terkait data masjid se-Indonesia, kartu nikah, pengeras suara, nikah dini, zakat Aparatur Sipil Negara (ASN), mubaligh media, dan penceramah rekomendasi Kemenag RI.

“Selain 7 isu besar itu, ada juga isu lainnya. Seperti yang soal (isu) hari kiamat di Ponorogo. Saya minta Bimas Islam untuk menyelidiki kasus itu,” jelasnya menambahkan.

Baca: Takut Kiamat, 52 Warga Ponorogo Pindah ke Malang

Sebelumnya sebagaimana diketahui, sebuah kejadian yang bisa dibilang cukup unik. Sebanyak 52 warga dari 15 kepala keluarga (KK) di Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, pindah ke Malang, Jawa Timur. Dari kesemua orang itu, 22 di antaranya anak-anak.

Alasan mereka pindah karena menghindari kiamat. Fenomena langka ini viral di media sosial. Dalam sebuah unggahan di Facebook, disebutkan, menyatakan warga Watu Bonang ramai-ramai pindah ke Malang karena takut kiamat.

Namun alasan detailnya kurang jelas. Sejumlah warga bahkan ada yang sampai menjual harta benda berupa rumah dan tanah.

Kepala Dusun Sogi, Kamis (13/03/2019), mengatakan, “Semua warga yang pindah ini tidak ada yang pamitan kepada pihak desa. Jadi kami juga tidak tahu alasan pastinya seperti apa.”*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bimas IslamDesa Watu BonangKemenagKiamatmalangpelatihan fotografiPonorogo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Enam Warga Palestina yang Gugur dalam Serangan Teroris di Masjid, Selandia Baru
Tulisan selanjutnya Sidang Dai Labuhan Batu, Tak Ditemukan 3 Unggahan yang Dituduhkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?