Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perusahaan Besar Jerman Sediakan Dana Perluasan Museum Holocaust di Yerusalem

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 April 2019 18:46 6:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 April 2019 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Daimler, Deutsche Bahn, Deutsche Bank, Volkswagen dan Borrusia Dortmund masing-masing berjanji akan memberikan donasi dalam jumlah yang cukup besar untuk pembangunan perluasan museum Holocaust di kota Al-Quds (Yerusalem).

Dilansir DW, hari Selasa (2/4/2019) perusahaan-perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka akan mendonasikan 5 juta euro kepada Yad Vashem World Holocaust Remembrance Center di Yerusalem.

Perusahaan-perusahaan asal Jerman itu memandang upaya mereka tersebut “sebagai tanda solidaritas kami kepada para korban Holocaust, dan sebagai bentuk tanggung jawab kami, di masa lampau dan masa depan, dalam memerangi rasisme dan anti-Semitisme.”

Yad Vashem memiliki koleksi artefak terbesar di dunia dari era Holocaust, dan koleksinya terus bertambah karena banyak pihak yang menyerahkan artefak yang dimilikinya kepada pihak museum. Sekarang sedang di bangun gedung baru, yang akan dipakai untuk arsip, riset dan restorasi benda-benda tersebut.

Tujuan dari perluasan museum adalah untuk mengamankan dan melindungi koleksi museum sehingga dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Pembangunan gedung Shoa Heritage Collections Center seluas 4.200 meter persegi dijadwalkan dimulai pada 1 Agustus 2019.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak didirikan pada tahun 1953, Yad Vashem berusaha mengumpulkan nama-nama setiap korban Holocaust, serta semua informasi dan benda yang berhubungan dengannya guna menjelaskan kepada dunia perihal nasib 6 juta Yahudi yang dibunuh selama Holocaust. Patut diketahui, jumlah 6 juta tersebut merupakan klaim sepihak orang-orang Yahudi dan tidak sedikit pakar sejarah yang menyangsikannya. Hanya saja keraguan itu tidak mudah diungkap sebab sejumlah negara, terutama di Eropa, memiliki undang-undang anti-Semitisme yang mempidanakan siapa saja yang mempertanyakan kebenaran Holocaust atau menyinggung perasaan Yahudi.

Ketua perkumpulan German Friends of Yad Vashem — mantan pemimpin redaksi koran ternama Bild, Kai Deikman– mengatakan bahwa dia “sepenuh hati” sangat berbahagia dengan komitmen kelima perusahaan itu dalam “melestarikan kenangan Holocaust dan mengenang para korbannya demi generasi mendatang.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Presiden Bouteflika Meminta Maaf Kepada Rakyat Aljazair
Tulisan selanjutnya Pendukung WikiLeaks Protes Rencana Pengusiran Assange dari Kedubes Ekuador

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Berita
27 September 2026 05:06
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?