Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penumpang Grab di Malaysia Wajib Selfie

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2019 13:23 1:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2019 13:23
Bagikan
Taksi online Grab di Malaysia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Grab akan mewajibkan penumpangnya untuk menyerahkan foto selfie untuk bisa menggunakan layanannya sebelum 12 Juli, sebagai bagian dari upaya mejaga keamanan penumpang sekaligus pengemudianya.

Verifikasi selfie, yang merupakan bagian dari teknologi pengenalan wajah yang dipakai Grab, sangat membantu polisi Malaysia dalam penyelidikan kasus pembunhan salah satu sopir Grab pada bulan Mei.

Dalam pengumuman lewat aplikasinya, Grab menginformasikan kepada penggunanya bahwa para penumpang akan diwajibkan menyerahkan selfie sebelum 12 Juli, lapor The Star Sabtu (8/6/2019).

Dikatakan bahwa foto selfie itu hanya perlu dilakukan satu kali untuk pengenalan wajah pengguna dan akan dipakai untuk memverifikasi identitas penumpangnya di kemudian hari.

“Kami sudah memperkenalkan verifikasi penumpang lewat selfie sebagai bagian dari upaya kami untuk membuat platform ini lebih aman bagi Anda dan pengemudi mitra kami,” kata Grab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Untuk menghindari identitas palsu, Grab kemungkinan akan meminta foto selfie lagi kepada penggunanya untuk memverifikasi iedentitas mereka apabila diperlukan.

Fitur selfie Grab itu pertama kali diumukan di Malaysia bersama Menteri Transportasi Anthony Loke bulan Aril lalu.

Menurut Grab, teknologi pengenalan wajah yang dipakainya telah membantu pihak berwenang menangkap dua tersangka dalam kasus perampokan belum lama ini dan pembunuhan sopir mitranya Mohd Hanafiee Jaafar di Tuaran, Sabah.

Selfie verifikasi itu berbeda dan tidak terkait dengan kebijakan Kementerian Transportasi Malaysia yang mulai bulan Juli mewajibkan pengemudi dan penumpang alat transportasi online mendaftarkan diri disertai foto wajah.

Menurut panduan layanan transportasi online yang dibuat Dinas Transportasi Publik Darat Malaysia (APAD), baik penumpang maupun pengemudi harus memberikan nama lengkap, fotokopi kartu identitas atau paspor dan nomor telepon.

APAD mendorong perusahaan-perusahaan sejenis mengikuti langkah Grab dalam penggunaan teknologi pengenalan wajah dengan tujuan keamanan.

Sementara itu The Strait Times hari Kamis (6/6/2019) melaporkan bahwa pengguna Grab Singapura juga wajib melakukan verifikasi wajah lewat selfie ketika menggunakan layanan itu di Malaysia, meskipun mereka sudah melakukan hal serupa di Singapura.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:grabMalaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Hentikan Pelatihan Pilot F-35 Turki
Tulisan selanjutnya Seperti 2 Koleganya, Menteri LH Inggris Juga Pernah Pakai Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?