Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

JK Sangat Kecewa Ambulans PMI Dituduh Suplai Batu Demonstran

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 September 2019 23:16 11:16 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 September 2019 23:16
Bagikan
Ketua Umum PMI Jusuf-Kalla.
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) selaku Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan sangat kecewa atas tuduhan bahwa ambulans PMI menyuplai batu dan bensin untuk demonstran di Jakarta, Rabu malam (25/09/2019).

Wapres JK mengaku sangat kecewa terhadap adanya tuduhan tanpa klasifikasi terlebih dahulu itu.

“Wah, iya. Beliau (JK) kecewa. Sebagai Ketua Umum PMI, dia kecewa bahwa hal-hal yang mungkin tidak diinginkan, kok, terjadi,” ujar Kepala Bidang Relawan PMI Pusat, Muhammad Muas, di Kantor PMI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/09/2019).

JK bahkan katanya menelpon mantan Wakapolri Komisaris Jenderal (Purn) Syafruddin untuk membantah segala tuduhan itu. Apalagi, JK dikenal sosok yang tegas.

“Pak JK orangnya keras. Tegas. Pak JK tidak mau ini selesai begitu saja. Cuma dia enggak mau langsung turun. Harus kami yang turun. Jadi, yang penting dia tegas menyatakan, ini harus diselesaikan,” ujar Muas kutip INI-Net.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia pun menegaskan bahwa PMI sama sekali tidak pernah menginstruksikan relawan untuk membawa batu bagi pendemo. Paramedis bekerja sesuai undang-undang yang telah disepakati.

Sementara itu, PMI Jakarta Timur telah mengungkapkan kronologi terjadinya kekerasan oleh oknum kepolisian dari Brimob ketika merazia dan menahan mobil ambulans di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (25/09/2019).

Dalam surat elektronik PMI yang ditandatangani Kepala Markas PMI Jakarta Timur, Komalasari, dan Ketua Pengurus PMI Jakarta Timur, Krisdianto, Kamis (26/09/2019) yang beredar di media sosial dan diterima hidayatullah.com, disebutkan bahwa lokasi berada di depan lobi Menara BNI Pejompongan.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, ambulans kita siaga pelayanan di lokasi demonstrasi,” tulis laporan berkop PMI itu.

Baca: Ambulans Pemprov DKI Dituduh Suplai Batu, Anies: Ada Potensi Fitnah

Laporan itu mengungkapkan, ambulans gawat darurat dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan PMI Kota se-DKI Jakarta sedang memberikan pertolongan pertama pada korban kerusuhan.

Lalu, tiba-tiba muncul aksi sweeping dari oknum anggota Brimob dan membuka paksa pintu ambulans di kabin pasien. Oknum petugas keamanan ini memukul-mukul dan menarik paksa keluar pasien.

“Kami tidak tahu nasib pasien seperti apa di luar ambulans,” lapor Ketua PMI Jakarta Timur.

Oknum polisi itu beralasan mencari batu dan bensin yang ditudingnya disimpan dalam ambulans untuk pendemo. Oknum itu juga melayangkan pukulan dengan tongkat kayu kepada seluruh tim medis PMI yang saat itu ada di dalam ambulans.

Diungkapkan bahwa salah seorang petugas PMI terkena pukulan di bagian kepala. Kemudian, salah seorang perawat jatuh tersungkur ke belakang stretcher karena didorong dan kemudian diinjak oleh salah seorang oknum anggota Brimob.

Kaca mobil belakang ambulans PMI Kota Jakarta Timur juga dipecah dan dirusak oknum Brimob hingga berhamburan masuk ke dalam ambulans. Dilaporkan bahwa dua petugas ditarik paksa keluar dan kaca samping kiri ambulans dipecahkan oknum anggota Brimob.

Surat itu mengungkapkan sejumlah petugas kesehatan PMI mengalami tindakan kekerasan dari oknum Brimob, antara lain dipukul, ditendang, ditonjok, dan ditarik.

“Ada beberapa yang ditarik oleh marinir justru diselamatkan ke belakang gedung,” tulisnya.

Setelah itu, ambulans diarahkan ke Markas Polda Metro Jaya. Laporan kronologi kejadian tersebut dihimpun berdasarkan keterangan salah seorang perawat PMI Jaktim di lokasi kejadian.

Baca: JPRMI Mengecam Oknum Polisi Masuk Masjid Pakai Sepatu

Saat diklarifikasi terkait kebenaran surat itu, Ketua Pengurus PMI Jakarta Timur, Krisdianto, menyatakan bahwa laporan kronologi tersebut benar dikeluarkan secara resmi oleh pihaknya.

“Tapi surat itu bukan untuk keterangan pers. Surat itu dikeluarkan untuk laporan internal kami kepada atasan,” katanya kutip INI-Net.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengakui kepolisian keliru terkait tuduhan ambulans bawa batu tersebut. Menurutnya, pihaknya mengembalikan mobil ambulans kepada Pemprov DKI Jakarta serta PMI karena ternyata ambulans itu tidak membawa batu dan bensin. Menurut Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/09/2019), tenaga medis serta sopir yang sebelumnya diamankan untuk diperiksa juga akan dipulangkan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ambulansdemo mahasiswaJusuf KallaKetua Umum PMIPMIpolisiRUUWapres JK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Dorong Autopsi Jenazah Randi oleh Tim Internal Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Lebih dari 1.000 Pendemo Ditangkap setelah Demonstrasi Anti-Sisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?