Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Filsafat Yunani Berakar dari Budaya Masyarakatnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2019 20:59 8:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2019 20:59
Bagikan
Perkuliahan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta Angkatan ke-10 pada Rabu (25/09/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Budaya Yunani dijadikan sebagai contoh kasus pada perkuliahan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta Angkatan ke-10 pada Rabu (25/09/2019) malam.

Akmal Sjafril sebagai pemateri menjelaskan faktor-faktor kultural yang mendorong masyarakat Yunani untuk berfilsafat.

“Filsafat Yunani berakar pada mitologinya yang kacau,” ucap Akmal yang telah membaca sejumlah karya pujangga Yunani.

Dewa terkuat mereka, Zeus, memiliki perilaku yang berlandaskan kekuatan, bukannya kebenaran. Zeus mengalahkan ayahnya untuk menjadi penguasa Olympus, memakan istrinya agar tidak melahirkan anak yang mampu menyainginya, sampai menculik seorang remaja lelaki untuk dijadikan budak seksnya.

Baca: Sekularisme Mendominasi Wajah Peradaban Barat Kini

Selanjutnya, Akmal juga mengutip percakapan dari “The Melian Dialogue”, sebuah episode dari karya sejarawan Yunani, Herodotus. Kisah ini bersumber dari dialog antara Bangsa Athena dan Bangsa Melian, dua bangsa yang menyembah dewa-dewi yang sama.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“‘The strong do what they can and the weak suffer what they must’, ungkapan ini membuktikan pola pikir Bangsa Yunani yang mencontoh perilaku dewa-dewi mereka yang mengutamakan kekuatan,” jelas Akmal.

Baca: Tabiat Sekuler Sudah Menjangkiti Indonesia

Menurut Akmal, mitologi klasik Yunani seperti itu mendorong masyarakatnya untuk berfilsafat dan mencari kebenaran. Sebabnya tidak lain dari nihilnya keteladanan dalam dari dewa-dewi mereka yang perilakunya justru barbar.

“Kerisauan mereka dapat dijawab dengan konsep Tauhidullah dalam Islam,” ujar Akmal.

“Dalam konsep tersebut, Allah telah memberikan rujukan nyata kepada umat manusia dalam bentuk Al-Qur’an dan hadits. Kebenaran yang dicari para filsuf Yunani dengan hanya menggunakan panca indera dan akal dapat ditemukan dengan berpedoman pada wahyu Ilahi. Oleh karena itu, Islam adalah agama yang komprehensif,” pungkasnya.* Ahmad Nur Qalby

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akmal SjafrildewafilsafatSekolah Pemikiran IslamSPIYunaniYunani kuno
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petani Belanda Protes Naik Traktor Jalan Macet 1.000 Km
Tulisan selanjutnya Milkul Yamin dalam Pandangan Syariat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?