Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Petani Belanda Protes Naik Traktor Jalan Macet 1.000 Km

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2019 18:46 6:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Oktober 2019 20:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan petani Belanda hari Selasa (1/10/2019) bergerak menuju Den Haag guna melakukan unjuk rasa menuntut agar profesi mereka lebih dihargai. Oleh karena kebanyakan dari mereka menggunakan kendaraan traktor yang berjalan lambat, kemacetan hingga seribu kilometer pun tak terelakkan.

Dilansir Associated Press, asosiasi pengguna kendaraan bermotor ANBW melaporkan bahwa pagi hari Selasa ini merupakan yang tersibuk di jalan-jalan nasional negara itu, yang mana lebih dari 1.000 kilometer jalan macet akibat konvoi traktor, ditambah cuaca buruk dan kecelakaan lalu lintas.

Pihak panitia unjuk rasa di laman webnya mengatakan bahwa mereka ingin agar “citra negatif” pertanian di Belanda dihapuskan.

“Kami bukan penyiksa binatang dan pengotor lingkungan, kami mencintai usaha kami,” kata para petani.

Menurut asosiasi petani Belanda, LTO, ekspor dari hampir 54.000 pertanian dan bisnis agrikultur lain tahun lalu saja bernilai lebih dari 90,3 miliar euro.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi, sementara para pertani menjadi salah satu penopang perekonomian Belanda, sektor pertanian juga dipersalahkan sebagai penyebab polusi dan emisi gas. Tidak hanya itu, aktivis penyayang binatang menuding para petani tidak memiliki hati sebab memelihara terlalu banyak hewan ternak di lahan pertanian mereka yang terbatas.

Hal yang juga dituntut petani dalam aksi itu adalah agar perintah tidak lagi membatasi jumlah hewan ternak yang boleh dipeliharanya, serta adanya “pihak independen” pengukur emisi karbon dan nitrogen pertanian mereka.

Sebuah komisi penasihat pekan lalu menyarankan agar pemerintah membeli pertanian-pertanian lawas dan tidak efisien sebagai langkah mengurangi emisi nitrogen.

Ketika aksi protes berlangsung polisi memblokir jalan menuju pusat bersejarah di Den Haag, dan menangkap seorang petani karena menabrakkan traktornya ke pagar besi pembatas lokasi unjuk rasa, serta seorang lainnya karena berusaha menghalangi penangkapan tersebut.

Petani ternak Peter Boogards mengendarai traktornya dari desa Wassenaar dekat Den Haag untuk mengekspresikan kemarahannya.

“Kami satu-satunya sektor yang berhasil mengurangi fosfat 20%,” ujaranya. “(Namun) tak ada yang mendengarkan kami, padahal kami mematuhi kesepakatan. Kami tidak suka itu.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaDen Haagpetaniprotestraktor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China ‘Panen Organ’ Etnis dan Agama Minoritas dalam ‘Skala Signifikan’
Tulisan selanjutnya Filsafat Yunani Berakar dari Budaya Masyarakatnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Berita
12 Juli 2026 17:17
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?