Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KBRI Roma Imbau WNI Hindari Wilayah Terinfeksi Virus Corona di Italia

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 Februari 2020 08:05 8:05 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 Februari 2020 08:05
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, mengimbau warga negara Indonesia (WNI) agar tidak mengunjungi sejumlah wilayah di Italia yang terinfeksi virus corona. Imbauan ini disampaikan bagi WNI yang bepergian atau tinggal di Italia.

KBRI Roma menyampaikan bahwa wilayah utara Italia (Lombardi dan Veneto) telah mengumumkan terjadinya infeksi dan penyebaran Covid-19, virus mematikan asal China tersebut.

“(WNI diimbau) menghindari mengunjungi wilayah terjadinya outbreak Covid-19 di Italia, termasuk di beberapa kota di Italia bagian Utara seperti Codogno (Lombardia), Vo ‘Euganeo (Veneto), Torino (Piemonte),” bunyi imbauan terbaru KBRI Roma disiarkan melalui saluran media sosial resminya kemarin waktu Roma pantauan hidayatullah.com pada Senin (25/02/2020).

KBRI Roma juga mengimbau WNI agar tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi dengan sering membersihkan tangan dengan memakai sabun dan air, atau hand-sanitizer berbasis alkohol.

“Sebisa mungkin menghindari kontak dekat dengan siapa pun yang menderita demam dan batuk,” imbaunya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Segera menghubungi dokter atau mencari perawatan medis jika menderita demam, batuk, dan sulit bernapas,” tambahnya.

Baca: 74% Barang Modal Industri Impor dari China, Indonesia Terdampak Corona

KBRI Roma juga mengimbau WNI agar selalu mengikuti perkembangan informasi dari Pemerintah Italia terkait perkembangan penyebaran/infeksi virus corona.

WNI juga diimbau untuk mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Italia serta pemerintah daerah di masing-masing wilayah.

“Hotline Emergency Kementerian Kesehatan Italia adalah 1500,” imbuhnya.

Sementara itu, situasi di Milano, Italia, masih aman walaupun sekolah dan universitas diliburkan selama sepekan dan sejumlah kegiatan umum, antara lain karnaval yang biasa diadakan pada musim semi, dibatalkan serta pertandingan sepakbola juga dibatalkan. Wabah virus corona juga berdampak pada Serie A Liga Italia.

Menurut salah seorang WNI di Milano, Rieska Wulandari, menyusul kasus virus vorona yang terkonfirmasi hingga 500 orang pada waktu yang sangat cepat di Italia dan menyebabkan 5 pasien meninggal, pemerintah setempat mencoba meminimalisasi kontak dan penyebaran virus dengan upaya menutup kota-kota dan mengurangi aktifitas warga secara masif.

“Mulai Sabtu pekan lalu, aktivitas sekolah dari TPA hingga universitas, museum, pusat kebugaran, stadion olahraga, gereja, dan semua tempat yang merupakan pusat berkumpul orang, ditutup hingga dua pekan yang akan datang. Gereja dan aktivitas misa dan pertemuan keagamaan juga dibatalkan,” katanya kutip Antaranews.com, Senin (25/02/2020).

Baca: Pemerintah Imbau WNI Berhati-hati ke Korsel karena Virus Corona

WNI lainnya, Septawiyana Pengue, yang tinggal di Novora, Milan, menuturkan bahwa putrinya Anastasia Alesha Pengue (15), bersekolah di Liceo Linguistico, kelas 1 SMA di Novora, Milano, diliburkan selama sepekan hingga 29 Februari. “Nanti akan dievaluasi lagi,” ujarnya.

Kata Septawiyana, sekolah dan universitas ditutup selama sepekan dan banyak toko yang juga tutup, pada akhir pekan supermaket besar habis diborong. Sebagian warga setempat cukup panik sehingga memborong barang-barang keperluan.

Pemerintah Italia telah menetapkan beberapa kota di sana dalam status karantina setelah jumlah infeksi virus corona yang dilaporkan mencapai 100 kasus pada hari Ahad; jumlah sebaran virus paling banyak sejauh ini di Eropa.

Pada Sabtu, Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan bahwa orang-orang tak boleh meninggalkan kota-kota yang terkena dampak di Lombardy dan Veneto kecuali mereka memiliki izin khusus; pertemuan dan acara publik ditangguhkan dan beberapa sekolah dan universitas akan ditutup.

Sejumlah kota di Lombardy terkena dampak antara lain Codogno, Castiglione d’Adda, dan Casalpusterlengo. Warga di ketiga kota, yang terletak di sebelah tenggara Milano, disuruh tinggal di dalam rumah pada Jumat setelah enam kasus virus korona didiagnosis.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19ItaliaKBRI Romavirus coronavirus koronaWNI di Italia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswi Balikpapan Siap Lebih Giat Berbahasa Arab
Tulisan selanjutnya Ketua Serikat Buruh Sebut RUU Ciptaker Ciptaan Pengusaha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?