Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Imbau Ormas Tunda Acara Pengumpulan Massa, Cegah Covid-19

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Maret 2020 10:44 10:44 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Maret 2020 10:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau agar organisasi kemasyarakatan (ormas) atau kelompok agar menunda acara yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.

Imbauan itu disampaikan Sekjen MUI Anwar Abbas dalam upaya turut mencegah penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19) yang telah jadi pandemi.

Imbauan itu disampaikan kepada organisasi atau kelompok yang berencana akan menyelenggarakan acara dengan menghadirkan banyak orang.

Sekjen MUI mengatakan, imbauan itu terutama kepada Jamaah Tabligh yang mengagendakan Ijtima se-Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

“Bagi terhindarnya kita dan bangsa ini dari wabah corona tersebut, serta untuk terciptanya kemaslahatan umum, maka MUI mengimbau kepada pihak yang bersangkutan untuk membatalkan dan atau menundanya sampai situasi benar-benar kondusif,” ujar Anwar dalam pernyataan tertulisnya diterima hidayatullah.com Jakarta pada Kamis (19/03/2020).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: MUI Ajak Tunda Ijtima Asia, Pemkab Gowa Siap Fasilitasi Pemulangan Peserta

Anwar mengingatkan, kaidah dar’ul mafasid muqoddam ‘ala jalbil mashalih atau menghindari dan menjauhi kemafsadatan harus didahulukan daripada menarik kemashlahatan.

“Tentu dalam hal ini harus benar-benar kita kedepankan agar bencana dan malapetaka tidak mengenai diri dan bangsa ini,” ujarnya.

Anwar mengatakan, pada suatu acara yang melibatkan massa, kontak jarak dekat antar para peserta tentu akan terjadi. Seperti, berjabat tangan, cium pipi, berpelukan, dan aktivitas lain yang melibatkan sentuhan langsung.

“Dan atau mereka di tempat acara itu menyentuh permukaan benda yang telah terpapar oleh virus tersebut, lalu tangan mereka mengusap mata, hidung, dan mulut atau membran mucus lainnya, maka hal-hal yang seperti itu tentu jelas akan bisa menyebabkan mereka menjadi tertular,” sambungnya.

Baca: MUI: Perbanyak Wudhu dan Cuci Tangan Pakai Sabun Bisa Tangkal Corona

Anwar mengatakan, tidak boleh menganggap enteng bahaya dari virus corona.

“Kalau kita tidak mampu dan tidak berhasil memutus mata rantai penularannya, maka korbannya tentu akan berjatuhan,” ujarnya.

“Karena virus ini menyebar dari orang ke orang dalam jarak dekat, maka kita harus menjauhi keramaian dan atau berkumpul dalam jumlah yang banyak,” ujarnya.

Itulah sebabnya, jelas Anwar, MUI mengeluarkan fatwa tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19. Fatwa MUI ini dikeluarkan agar umat dan bangsa bisa terhindar dari bahaya yang akan ditimbulkan oleh Covid-19.

“Itu pulalah sebabnya banyak organisasi dan lembaga yang semula akan menyelenggarakan muktamar dan atau diskusi serta seminar, membatalkan, dan atau menundanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Baca: Fatwa Lengkap MUI Terkait Ibadah Saat Covid-19 Mewabah

Sebagaimana diketahui, rencananya Ijtima Jamaah Tabligh Asia digelar di Pakatto Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa pada 19-22 Maret untuk mempertemukan umat Muslim dunia zona Asia.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni, data teranyar peserta ijtima terus bertambah hingga Rabu (18/03/2020) mencapai 8.694 orang, yang terdiri dari sembilan negara dan 26 provinsi di Indonesia.

Sebelumnya, wabah Covid-19 menghampiri acara Jamaah Tabligh di Masjid Seri Petaling, Malaysia. Dalam pertemuan yang digelar dari 28 Februari hingga 1 Maret ada anggota jamaah terinfeksi virus.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar Abbascovid-19Gowaijtima'Jamaah TablighMUIormasvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua DPR: Penanganan Covid-19 Belum Tampak Nyata, Negara Harus Hadir Betul
Tulisan selanjutnya Kemenag: Persiapan Haji Terus Berjalan, Keberangkatan Mulai 26 Juni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?