Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wamenag: Seni Budaya Islam Mesti Jadi Alternatif dari Arus Budaya Negatif

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Juli 2020 17:48 5:48 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Juli 2020 17:48
Bagikan
Wamenag yang juga Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi membuka Rakornas Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam (KPSBI) MUI yang digelar secara daring, Sabtu (11/07/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meminta agar seni budaya Islam menjadi alternatif dalam menyikapi arus negatif budaya-budaya negatif yang masuk ke Indonesia.

Zainut menyampaikan, secara historis Indonesia sejak dulu telah meresepsi dan mengharmonisasi berbagai budaya yang berasal dari bangsa China, India, Arab, dan Eropa, sehingga terjadi akulturasi dan berkontribusi pada terbentuknya peradaban Indonesia kini.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum MUI ini saat membuka Rakornas Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam (KPSBI) MUI yang digelar secara daring pada Sabtu (11/07/2020). Rakornas ini mengusung tema “Penguatan Strategi Seni Budaya Islam untuk Indonesia Berkeadaban”.

“Jejak akulturasi dapat ditelusuri dari karya seni budaya Indonesia yang terpengaruh budaya bangsa asalnya tadi. Seperti karya seni arsitektur dan kaligrafi yang terpengaruh budaya Timur Tengah; seni musik dangdut atau orkes melayu yang terpengaruh tradisi musik India dan timur tengah, musik modern Indonesia yang terpengaruh Eropa. Juga pengaruh budaya lain pada seni tari, sinematografi, hingga seni kuliner,” ujarnya sebagaimana keterangannya kepada hidayatullah.com usai acara tersebut.

Zainut menilai, seni berperan sebagai soft diplomacy atau diplomasi budaya untuk mengenalkan budaya asalnya, yang kemudian menjadi pintu masuk pada misi selanjutnya, yang terkait dengan urusan ekonomi dan perdagangan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mengatakan, praktik diplomasi budaya yang dilakukan Amerika melalui film Hollywood musik pop, bahkan olahraga bola basket, dikemas menjadi tontonan menarik dan berhasil mengenalkan produk-produk Amerika dan gaya hidup barat pada bangsa lain. Begitu pula diplomasi budaya serupa yang dilakukan oleh Jepang dengan komik dan kartun, Korea dengan K-Pop, dan sebagainya yang masuk ke Indonesia serta mempengaruhi kehidupan bangsa Indonesia.

Zainut memandang pengaruh budaya asing ada yang positif namun ada juga yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Terlebih di era kini saat internet mudah diakses oleh setiap orang, bahkan oleh yang usia dini.

Akibat potensi pengaruhnya, lanjutnya, maka umat Islam perlu menyadari bahwa salah satu tujuan agama Islam adalah menjaga keturunan (hifdzun nasl).

“Seni budaya Islam mesti disajikan sebagai alternatif dari arus budaya yang negatif. Peran ulama secara historis terbukti berhasil turut membangun Indonesia yang berkeadaban melalui seni sebagai media dakwah.

Ini bisa ditemui jejaknya pada tari indang di Minang, tari seudati Aceh, manaqib dan shalawat, tembang-tembang suluk dengan iringan gamelan yang diwariskan oleh Wali Songo, dan sebagainya,” paparnya.

Ia mengatakan, ulama dan MUI bisa berperan sebagai kurator bahkan apresiator terhadap konten-konten seni budaya Islami yang mengedepankan karakter Islam wasathiyah (moderat). Apalagi peran ulama dan MUI telah teruji kontribusinya dalam pengembangan perbankan syariah dan industri halal dalam ekosistem ekonomi syariah.

Zainut pun menilai, dalam kompetisi terbuka berhadapan dengan budaya asing di era revolusi industri kini, peran ulama akan lebih efektif berdakwah melalui seni budaya Islam jika dapat berkolaborasi dengan pelaku industri dan instansi/lembaga terkait.

“Kolaborasi agar seni budaya Islam tidak sekadar menjadi nilai-nilai normatif yang tanpa tenaga dalam membentuk peradaban, melainkan menjadi seni budaya Islam yang hidup dan menghidupi,” sebutnya.

Kolaborasi, katanya, juga bisa dilakukan dengan industri halal agar menjadi produk budaya Islami di Indonesia.

“Seni Islami mestinya bisa masuk ke hotel dan restoran yang mendukung pariwisata halal. Juga film-film Islami yang memuat nasionalisme semestinya didukung oleh pemerintah yang menyelenggarakan bidang pertahanan negara, sebagai contoh lainnya,” sebutnya.

“Sajian seni budaya Islami harus dikemas secara menarik dan profesional, namun tetap terkendali agar tidak malah menodai Islam itu sendiri,” katanya juga.

Rakornas KPSBI MUI  ini menghadirkan narasumber Ketua MUI Bidang PSBI Sodikun, sastrawan Habiburrahman El Shirazy yang sekaligus Ketua KPSBI MUI, dan Produser film “The Battle of Surabaya” Prof Suyanto. Kegiatan diikuti oleh seniman budayawan Islam seperti Erick Yusuf, serta alim ulama dari seluruh Indonesia yang peduli seni budaya Islam Indonesia.

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka resmi acara rakornas, Zainut mengapresiasi rakornas sebagai ikhtiar KPSBI MUI dalam mengambil peran himayatul ummah, yaitu melindungi umat dari seni dan budaya yang tidak disesuai dengan karakter Islam wasathiyah, Islam rahmatan lil alamin.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:budaya asingbudaya IslamKPSBI MUIMUIseniWaketum MUIWamenagZainut Tauhid Sa’adi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 7 Penemuan di Zaman Keemasan Islam yang Mengubah Dunia
Tulisan selanjutnya Ponorogo Berstatus Zona Oranye Bukan karena Pondok Gontor, tapi Kluster Ronowijayan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?