Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Ini Bukan Soal Kalah atau Menang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2020 14:11 2:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2020 14:11
Bagikan
pintu rezeki
[Ilustrasi].
Bagikan

Hidayatullah.com | DAKWAH, atau mengajak manusia memilih jalan yang lurus, bukanlah sebuah pertandingan. Meskipun ada benturan antara pemilih jalan lurus dan pemilih jalan bengkok, namun sekali lagi, ini bukan pertandingan. Mengapa?

Dalam pertandingan, kita tak bisa mengetahui dengan pasti mana pihak yang akan menang dan mana yang akan kalah. Boleh jadi di babak pertama, tim A unggul jauh sehingga hampir semua penonon berpendapat bahwa tim A yang akan tampil sebagai pemenang.

Namun, di babak kedua, keadaan bisa berubah. Tim B tiba-tiba menggeliat lalu menyusul perolehan angka tim A. Tak ada yang menyangka justru tim B yang akhirnya menang.

Dalam dakwah, pertarungannya tidak seperti itu. Benturan antara juru dakwah dengan pengikut setan sudah bisa dipastikan siapa pemenangnya.  Mereka yang berupaya menegakkan yang haq, atau para pemilih jalan lurus, sudah pasti akan keluar sebagai pemenang. Ini telah digaransi oleh Allah Ta’ala. Tak akan keliru.

Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an Surat al-Isra’ [17] ayat 81:

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

وَقُلۡ جَآءَ الۡحَـقُّ وَزَهَقَ الۡبَاطِلُ‌ؕ اِنَّ الۡبَاطِلَ كَانَ زَهُوۡقًا

“Dan katakanlah, ‘Yang benar (haq) telah datang dan yang batil telah lenyap.’ Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”

Dalam ayat lain, Allah Ta’ala juga berfirman:

بَلْ نَقْذِفُ بِٱلْحَقِّ عَلَى ٱلْبَٰطِلِ فَيَدْمَغُهُۥ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ ۚ وَلَكُمُ ٱلْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ

“Sebenarnya Kami melontarkan yang haq (kebenaran) kepada yang batil, lalu yang haq itu menghancurkannya, maka dengan seketika itu (yang batil) lenyap …” (QS: Al Anbiya [21]: 18)

Jadi, meskipun pada awal benturan para pendakwah mengalami kekalahan; mereka dihina, dilecehkan, dicaci-maki, bahkan disakiti dan disiksa, namun pada akhirnya mereka akan keluar sebagai pemenang. Begitulah fitrahnya.

Dulu pun para Nabi dan Rasul mengalami kepayahan yang sangat; dihina, disakiti, dianggap gila, bahkan dibunuh. Namun, pada akhirnya, yang haq akan keluar sebagai pemenang.

Bukankah pertandingan yang telah diketahui siapa pemenangnya tak layak disebut pertadingan yang sebenarnya?

Satu hal lagi! Benturan antara pemilih jalan lurus dan pemilih jalan bengkok tak bisa dilihat secara orang per orang. Bahkan, tak bisa juga dilihat hanya pada satu generasi saja.

Ini benturan peradaban, bukan perseteruan orang per orang. Para penjuang peradaban Islam akan berusaha menampakkan kebenaran, sedangkan para pengusung peradaban jahiliah akan mati-matian menutupinya agar peradaban yang mereka usung tetap terpelihara.

Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surat Al Baqarah [2]  ayat 42:

وَلَا تَلْبِسُوا۟ ٱلْحَقَّ بِٱلْبَٰطِلِ وَتَكْتُمُوا۟ ٱلْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan janganlah kamu campur adukkan yang haq dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan yang haq itu, sedang kamu mengetahuinya.”

Lantas, jika memang pada akhirnya peradaban Islam akan menang, maka apa yang harus dilakukan seorang Muslim?

Untuk menjawab ini, kita perlu bertanya kepada diri kita masing-masing: Ada di mana kita saat benturan itu terjadi? Apakah kita terlibat di dalamnya atau asik dengan diri kita sendiri? Apakah kita tetap istiqomah berada di jalan yang lurus atau tergoda untuk pindah ke jalan yang bengkok?.

Bagi para pemilih dan pendakwah jalan yang lurus, segala pengorbanan yang ia lakukan dijalan Allah Ta’ala, baik harta maupun jiwa, adalah demi keridhoan-Nya. Semakin banyak ia berkorban maka semakin banyak ia meraih keridhoan Allah Ta’ala. Dan, otomatis, semakin beruntunglah ia.

Bukankah ciri-ciri orang beriman adalah berjuang dan berkorban? Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an Surat Al Hujarat [49] ayat 15:

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا۟ وَجَٰهَدُوا۟ بِأَمْوَٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلصَّٰدِقُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Merekaitulah orang-orang yang benar.”

Jadi, ini bukan perkara menang atau kalah. Sebab, soal itu kita sudah tahu jawabannya.

Ini soal keteguhan hati kita untuk tetap berada di jalan yang lurus dan mendakwahkan kepada mereka yang memilih jalan bengkok agar segera menyadari kekeliruannya dan segera memilih jalan fitrah sebelum datangnya hari di mana tak ada gunanya lagi penyesalan. Wallahu a’lam */ Mahladi Murni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahjalan luruskebenaran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya meningkatnya islamofobia di eropa Islamofobia dan Gerakan Westernisasi
Tulisan selanjutnya Israel’ dan UEA Akan Membahas Wisata Turis Teluk ke Masjid Al-Aqsha Yerusalem

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?