Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga Dilatih Polisikan Terduga Ekstremisme, Ketua Persis: Jangan Salah Tangkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Januari 2021 20:57 8:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Januari 2021 19:59
Bagikan
Waketum PP Persis yang juga Ketua MUI Pusat, Dr Jeje Zainuddin.
Bagikan

Hidayatullah.com- Wakil Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin meminta pemerintah bersikap profesional dalam menjalanan Perpres Nomor 7 Tahun 2021. Meski begitu, ia menilai aturan seperti ini cukup rawan, sebab masyarakat bisa saja menjalankan program ini dengan berpikir melalui sudut pandang subjektif.

“Kekhawatiran di atas sebenarnya tidak perlu terjadi jika aparat penegak hukum bersikap objektif dan profesional. Maka yang harus didorong adalah profesionalisme, keadilan, dan transparansi dalam penegakkan hukumnya. Sehingga tidak akan terjadi salah prosedur dan salah tangkap,” kata Jeje saat dihubungi hidayatullah.com, Ahad (17/01/2021).

“Yang harus diantisipasi adalah terjadinya aksi masyarakat yang bersifat subjektif atau mungkin sentimen pada satu kelompok yang tidak disukainya kemudian melaporkan kepada pihak berwajib atas kecurigaan sebagai kelompok ekstremis yang menjurus kepada tindak kekerasan dan terorisme,” lanjutnya.

Agar tidak terjadi penyelewangan dalam penerapannya, dengan itu Jeje mengingatkan pemerintah perlu memuat aturan batasan yang jelas dan tegas.

“Agar tidak terjadi penyelewengan dalam penegakan suatu aturan perlu batasan batasan yang jelas dan tegas, tidak multi tafsir tentang suatu istilah yang digunakan. Seperti batasan yang jelas dan tegas tentang terorisme, ekstremisme, dan radikalisme,” ungkap Jeje.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lebih lanjut, Jeje yang juga aktif di Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini menyampaikan jika setiap aturan yang ditekan pemerintah merupakan produk politik, maka nantinya pada praktik di lapangan tidak bisa lepas dari interpretasi politis.

“Setiap aturan dan regulasi apa pun yang dikeluarkan pemerintah adalah produk politik. Maka tidak bisa lepas dari interpretasi politis. Oleh sebab itu bisa terjadi penyimpangan dalam penerapan nya sesuai dengan kepentingan politik,” tutup Jeje.

Sebelumnya diketahui, Presiden Jokowi baru-baru ini meneken Perpres nomor 7 Tahun 2021. Nantinya aturan itu di antaranya, mengatur program pelatihan untuk warga dapat mempolisikan terduga ekstremisme. Hal ini sebagai bagian dari sejumlah program pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE).

“Pelatihan pemolisian masyarakat yang mendukung upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah ke terorisme,” sebagaimana dikutip dari Perpres 7 Tahun 2021.

Nantinya, Kepolisian Negara Republik Indonesia akan jadi penanggung jawab program pelatihan tersebut, dibantu oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) selama pelatihan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekstremismeJeje ZaenudinPerpres No 7 Tahun 2021PersisPresiden Jokowiterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Hakim Wanita Afghanistan Ditembak Mati
Tulisan selanjutnya Jiwa Guru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?