Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komentari Konspirasi Covid-19, PP Muhammadiyah Sebut Itu Cara Pandang Bias dan Tidak Tepat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2021 13:50 1:50 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2021 13:50
Bagikan
muhammadiyah covid-19 berpuasa
Bagikan

Hidayatullah.com — Muhammadiyah menilai maraknya penyebaran berita bohong dan teori konspirasi di masa sulit seperti masa pandemi Covid-19 saat ini, membuat manusia seringkali gagal paham sehingga menyebabkan cara pandang yang bias dan tidak tepat dalam melihat pandemi.

Pandemi Covid-19 berdampak pada 200 negara di dunia, namun banyak orang melalui media sosial menunjukkan cara pandang bias mereka terhadap realitas ini, ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

Jika virus Covid-19 yang menyebabkan pandemi adalah rekayasa maupun teori konspirasi maka tidak mungkin negara-negara maju yang mengalami mau menerima teori tersebut, ujar pria yang juga Pimpinan Redaksi Majalah Suara Muhammadiyah. Selain itu, para epidemilogi memiliki tanggung jawab keilmuan ketika memastikan virus ini sebagai realitas yang hadir dalam kehidupan manusia.

Ia berpendapat orang-orang yang menganggap virus ini rekayasa tidak berpihak pada realitas empiris.

“Apa mereka berani nggak menjadi relawan tanpa APD untuk mengurus memulasara jenazah korban covid-19,” tanya Haedar pada Rabu (21/04/2021) dalam acara kajian Ramadhan Forum Guru Besar Muhammadiyah Jawa Barat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Bias lain adalah memandang persoalan ini dengan kaca mata agama yang tidak pas. Virus mereka sejajarkan dengan akidah, mereka membandingkan ketakutan seorang muslim kepada virus dan kepada Allah.

Pandangan seperti ini kelihatan religius-Islami, tetapi justru pandangan ini menyebabkan salah paham tentang akidah.

Ia menganalogikannya dengan binatang buas, “Kalau anda pergi ke kebun binatang, biarpun itu ada hewan buas dan berbisa, kalau anda bertauhid kuat apa anda juga berani untuk langsung bertemu harimau dan lain sebagainya. Toh ngak juga, ketakutan kepada hewan buas itu alami saja.”

Realitas ini harusnya mampu menjadikan manusia lebih luas dan mendalam cara pandang beragamanya dan cara pandang berbangsa-bernegaranya.

Menurut Haedar, konteks ini berada pada ruang manusia untuk melakukan perenungan, karena rasionalitas ada tempatnya, dan pandangan keagamaan bersifat akidah murni juga ada tempatnya.

Dalam kajian bertema “Menghidupkan Ihsan di Masa Covid” itu Haedar Nashir berpesan perlunya memperbaiki cara pandang dan mendalami aspek bayani, burhani dan irfani.

Selain supaya aspek burhani, atau pendekatan ilmu juga harus kaya dan mendalam, pendekatan irfani yang bersifat ruhani juga harus menjadi bagian dari cara beragama.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haedar Nashirpandemi Covid-19PP Muhammadiyahteori konspirasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satgas Covid-19 Lakukan Pengetatan Sebelum dan Sesudah Masa Larangan Mudik
Tulisan selanjutnya jalur sutra Lima Kota Besar di Jalur Sutra dalam Masa Kejayaan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?