Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

[Video] Haiti Diguncang Gempa M 7,2 Sedikitnya 304 Orang Tewas Ratusan Hilang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2021 09:03 9:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Agustus 2021 09:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah. com—Sedikitnya 304 orang tewas dan ratusan lain hilang setelah Haiti diguncang gempa magnitudo 7,2 yang merobohkan gereja hotel serta rumah warga.

Gempa hati Sabtu (14/8/2021) itu, yang menggoyang bagiab barat faya Haiti pada pukul 8.29 pagi waktu setempat, getarannya dapat dirasakan di berbagai daerah di kawasan Karibia dan mengingatkan kembali akan memori gempa 2010 yang menewaskan lebih Dari 200.000 orang.

Perdana Menteri Ariel Henry menyatakan status darurat selama sebulan.

Henry mengatakan tidal akan meminta bantuan internasional sampai besaran kerusakan yang terjadi diketahui. Dia mengatakan di beberapa kota hampir seluruhnya rata dengan tanah, seraya menambahkan bahwa warga di kota pesisir Les Cayes akan membantu merencanakan dan mengkoordinasikan penanggulangan bencana. Dia tidak ingin kebingungan dan kelambanan tanggap darurat seperti pada tahun 2010 terulang kembali.

“Yang terpenting adalah menyelamatkan penyintas sebanyak mungkin dari reruntuhan,” kata Henry. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan Palang Merah Internasional dan rumah sakit di daerah tidak terdampak membantu korban luka.

Foto-foto menunjukkan warga yang shock akibat gempa mondar-mandir melewati jalan dan kendaraan yang rusak di kota Les Cayes dan Jérémie. Salah satu foto menampakkan menara katedral peninggalan abad ke-19 St Louis King of France di Jérémie ambruk.

Di Les Cayes warga yang panik fikabarkan berusaha lari menuju daerah pengunungan karena takut terjadi tsunami.

Seorang jurnalis yang bekerja untuk koran Haiti Le Nouvelliste, Robenson Geffrard, mengatakan rumah sakit di Les Cayes dipenuhi pasien yang mengalami luka akibat gempa. Kantor perlindungan sipil mengatakan sedikitnya 227 orang tewas.

Akim Kikonda, perwakilan Catholic Relief Services di Haiti, mengatakan bahwa tidak seperti tahun 2010 kelihatannya wilayah ibukota Port-au-Prince tidak terdampak terlalu parah. Namun, situasinya jauh lebih buruk di bagian barat daya.

“Saya mendengar banyak rumah dan sejumlah gedung pemerintah rusak parah. Sebagian rata dengan tanah, sehingga orang bertahan di luar dab mereka tidak lagi memiliki rumah,” kata Kikonda seperti dilansir The Guardian.

Dia mengatakan jalan antara Les Cayes dan Jérémie yang berjarak 60 mil tertutup tanah longsor dan retak.

Dubes Amerika Serikat untuk Haiti Bocchit Edmond, lewat Twitter berkata, “Perasaan akan peristiwa 12 Januari 2010 kembali menghantui kita. Bencana alam terus menyerang #Haiti.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempaHaiti
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Mengecam Lomba Artikel Badan Pembina Idiologi Pancasila yang Tendensius terhadap Islam
Tulisan selanjutnya [Video] Tiga Hari Hujan, Banjir Melanda Kastamonu Turki Puluhan Orang Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis

Berita
25 Agustus 2026 19:58
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik

Terbaru

  • 10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
  • Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
  • Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
  • ‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?