Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tercemar Bakteri Berbahaya Sri Lanka Larang Masuk Pupuk Asal China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2021 14:27 2:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2021 14:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sri Lanka melarang masuk pupuk asal China yang disinyalir tercemar organisme dan bakteri berbahaya.

Tindakan Sri Lanka itu diambil di saat negara pulau itu menghadapi masalah kekurangan pangan yang diakibatkan krisis mata uang, sementara petani mengatakan larangan masuk pupuk kimia itu dapat menggagalkan panen mereka tahun ini, lapor AFP Ahad (24/10/2021).

Kantor Presiden Gotabaya Rajapaksa mengatakan Badan Karantina Tanaman Nasional sudah menguji sampel dari kapal China yang tidak disebutkan namanya dan mengkonfirmasi adanya “sejumlah organisme, termasuk beberapa bakteri berbahaya”.

Pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan itu juga mengatakan bahwa pengadilan tinggi sudah mengeluarkan larangan pembayaran apapun ke Qingdao Seawin Biotech Group Co., Ltd untuk 96.000 ton pupuk yang diproduksi perusahaan China tersebut.

Pihak berwenang Sri Lanka bulan lalu menghentikan kesepakatan bernilai $42 juta, tetapi berbagai laporan menyebutkan bahwa kargonya tetap dapat dikirim dan dijadwalkan akan tiba di Kolombo dalam waktu dekat. Lokasi kapal tersebut tidak diungkapkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Otoritas Pelabuhan Sri Lanka mengatakan bahwa hari Sabtu Kementerian Pertanian memerintahkan mereka agar tidak membongkar muatan pupuk tersebut di pelabuh manapun dan mengusir kapal China itu.

Sri Lanka aslinya memesan pupuk organik dari China sebagai bagian dari upaya  menjadi negara pertanian organik 100 persen pertama di dunia.

Nutrisi tanaman organik dari China dimaksudkan untuk menggantikan bahan kimia yang tidak lagi dipakai pada musim tanam padi utama yang dimulai 15 Oktober.

Menyusul protes petani yang khawatir penghapusan pupuk kimia justru akan berdampak kritis terhadap hasil panen, pemerintah pekan lalu mencabut larangan penggunaan pupuk kimia yang mulai diberlakukan bulan Mei.

Sejak itu, Sri Lanka mengimpor 30.000 ton kalium klorida dalam bentuk pupuk dan sekitar tiga juta liter nutrisi tanaman berbasis nitrogen dari India.

Petani teh – komoditas ekspor utama selain beras – memperingatkan bahwa hasil panen dapat berkurang setengah apabila tanpa bahan kimia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinapupukSri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pemukiman ilegal yahudi israel di palestina Makin Berani, ‘Israel’ akan Bangun Ribuan Rumah Khusus Yahudi di Palestina
Tulisan selanjutnya Jabatan adalah Amanah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?