Hidayatullah.com — Entitas Zionis berencana membangun lebih banyak tempat tinggal bagi pemukim Yahudi di Palestina yang dijajah, kata kementerian ‘Israel‘. Lebih banyak dari rencana telah di umumkan oleh pemerintahan baru pada Agustus, lansir TRT World, Senin (25/10/2021).
“Tender untuk 1.355 rumah di Yudea dan Samaria telah terbit,” ungkap pernyataan kementerian konstruksi. Zionis Yahudi menamai nama permukiman dengan nama-nama dari kitab sucinya.
Fasilitas baru itu menjadi tambahan bagi 2.000 tempat tinggal yang sebelumnya telah mereka rencanakan di Tepi Barat, Palestina.
Selain itu, perizinan final untuk tempat tinggal pemukim Yahudi diperkirakan akan keluar pada pekan ini. Ribuan rumah itu akan di bangun di tujuh permukiman khusus Yahudi.
Zionis ‘Israel’ Bongkar Makam Muslim di Dekat Masjid Al Aqsha
Palestina Gelar Pertemuan Darurat
Pada Ahad, Hagit Ofran dari kelompok anti-pemukiman Peace Now melaporkan sebuah komite akan bertemu pada Rabu untuk menyetujui 2.800 rumah di Tepi Barat.
Menurut surat kabar Jerusalem Post, entitas Zionis ‘Israel’ bermaksud untuk menyetujui pembangunan lebih dari 3.100 unit rumah di pemukiman.
Sementara itu, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeg pada Ahad mengutuk rencana pembangunan di atas tanah Palestina tersebut.
“Program pemukiman yang di umumkan oleh Israel menempatkan dunia, terutama Amerika Serikat, di depan tanggung jawab besar untuk menghadapi fait accompli yang secara sistematis di paksakan oleh Israel,” kata Shtayyeh dalam pertemuan kabinet di kota Betlehem.
Ia mengatakan Presiden Mahmoud Abbas akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Ahad “untuk meluncurkan kampanye internasional untuk mengekang agresi Israel terhadap rakyat Palestina”.*