Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Save the Children Mengkonfirmasi 2 Stafnya yang Hilang Dibunuh Militer Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Desember 2021 18:59 6:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Desember 2021 18:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi amal Save the Children mengkonfirmasi bahwa dua anggota stafnya di Myanmar tewas dalam serangan dilakukan oleh militer.

Lebih dari 35 mayat, termasuk wanita dan anak-anak, ditemukan oleh milisi anti-junta di negara bagian Kayah. 

Tentara memaksa orang-orang keluar dari mobil mereka, menangkap sebagian dan membunuh sebagian yang lain sebelum kemudian membakar tubuh mereka, kata organisasi itu.

Save the Children mengatakan dua stafmya ada di antara 35 orang yang tewas itu. Keduanya belum lama ini baru menjadi ayah dan mereka bekerja menggarap proyek bidang pendidikan untuk anak-anak. Mereka sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk liburan, setelah melakukan kerja kemanusiaan.

Lewat Twitter, Save the Children menyeru Dewan Keamanan PBB agar melakukan pertemuan dan mengambil tindakan pelaku serangan tersebut, lansir BBC Selasa (28/12/2021).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul laporan perihal pembantaian itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan militer Myanmar harus diminta pertanggungjawabannya. Dia juga menyeru agar diberlakukan larangan penjualan senjata kepada militer Myanmar.

Karenni National Defence Force, salah satu milisi terbesar yang menentang militer Myanmar, mengatakan bahwa korban tewas bukan anggota milisi melainkan orang sipil yang sedang mencari tempat perlindungan dari konflik.

Seorang juru bicara militer Myanmar mengatakan pertempuran telah pecah di Hpruso pada hari Jumat setelah tentara berusaha menghentikan tujuh mobil yang dikemudikan dengan “cara yang mencurigakan”, lapor AFP.

Tentara membunuh sejumlah orang dalam bentrokan yang menyusul kemudian, kata juru bicara Zaw Min Tun mengatakan kepada AFP hari Sabtu.

Foto-foto yang menunjukkan kerusakan setelah serangan di Hpruso itu beredar di media sosial, tampak sisa-sisa kendaraan yang habis terbakar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:juntaKayahmyanmarSave the Children
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Australia Tak Bisa Tinggalkan Israel Selama 8.000 Tahun, kecuali …
Tulisan selanjutnya Flu Burung Merebak di Republik Ceko dan Slovenia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?