Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Flu Burung Merebak di Republik Ceko dan Slovenia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Desember 2021 20:00 8:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Desember 2021 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Republik Ceko mulai musnahkan 80.000 ayam petelur setelah negara itu melaporkan wabah flu burung H5N1 di sebuah peternakan unggas di Libotenice pekan lalu.

Dari 188,000 ayam di peternakan itu, terletak sekitar 60 kilometer di utara Praha, lebih dari setengahnya mati saat liburan Natal. Sebanyak 8.000 lainnya menyusul mati pada 27 Desember.

Dokter hewan memusnahkan sisa unggas dan menghancurkan sekitar satu juta telur pada hari Rabu (29/12/2021).

Lenka Hanusova dari Lembaga Kesehatan Hewan mengatakan merupakan salah satu wabah flu burung terbesar dalam sejarah negara itu.

H5N1, yang berpotensi menular ke manusia, dikonfirmasi ada di peternakan itu pada 23 Desember.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak muncul tanda-tanda flu burung, telur yang dihasilkan tetap berada di tempat itu dan tidak ada yang dijual ke pasar.

Badan Agraria Republik Ceko memperlihatkan kerugian mencapai CZK 20 juta (€802.005), lansir Euronews.

Flu burung juga terdeteksi di Hovorany, di daerah Moravian bagian selatan Republik Ceko.

Pada hari Senin, pemilik peternakan ayam pegar melaporkan kematian massal sekitar 1.000 unggasnya.

Aparat sudah mengkonfirmasinya dan mengatakan 5.000 ekor ayam pegar akan dimusnahkan.

Sementara itu di negara tetangga Slovenia, virus H5N1 dikonfirmasi menjangkiti unggas di sebuah peternakan kecil di bagian timur negara itu, kata Slovenian Food Safety and Veterinary Services Agency (UVHVVR) hari Senin.

Korban pertama adalah seekor angsa. Hasil pemeriksaan post mortem menunjukkan angsa itu mati akibat flu burung, kata Breda Hrovatin dari lembaga kesehatan hewan negara itu.

“Ini kasus pertama [flu burung di peternakan] di Slovenia. Kami belum pernah mengalami hal seperti ini, meskipun kami pernah melihatnya pada unggas liar,” imbuh Hrovatin

Hari Selasa, peternakan kecil di Slovenska Bistrica itu dikarantina, dan aparat mengatakan kondisinya terkendali.

Banyak kasus infeksi H5N1 dilaporkan di sejumlah negara Eropa sejak awal Desember. Para ahli meyakini virus menyebar melalui unggas-unggas liar yang sedang bermigrasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropaflu burungH5N1Republik CekoSlovenia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Save the Children Mengkonfirmasi 2 Stafnya yang Hilang Dibunuh Militer Myanmar
Tulisan selanjutnya doa sholat dhuha Doa Sholat Dhuha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?