Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Dare To Be Different

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Maret 2012 08:21 8:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Maret 2012 08:21
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

SEKELOMPOK kecil angsa liar terpisah dari rombongan besarnya yang sedang mengadakan perjalanan migrasi antar benua. Mereka berunding apa yang hendak mereka lakukan, untuk melanjutkan sendiri perjalanan tidak kuat – karena diperlukan formasi ‘V’ yang melibatkan sejumlah besar angsa liar untuk mampu menempuh perjalanan yang sangat jauh. Kemudian dari yang terpisah ini ada yang punya ide “kita turun saja ke tanah pak tani dibawah sana, dia punya bebek yang banyak – kita bisa ikut makan – sambil menunggu rombongan terbang berikutnya di belakang kita beberapa hari mendatang”.

Ada anggota kelompok yang tidak setuju dengan ide ini, dia berkata, “Bagaimana pak tani akan mau memberi makan kita seperti bebek yang banyak itu? Bentuk tubuh kita berbeda, ukuran tubuh kita juga berbeda ?” Bebek yang punya ide berusaha meyakinkan: “Asal kita berjalan mengikuti cara bebek-bebek itu berjalan, kita sudah akan seperti mereka!”.

Karena lebih banyak yang setuju dengan usul ini. Maka sekelompok kecil angsa liar ini akhirnya bergabung dengan rombongan bebek pak tani, belajar berjalan seperti bebek (angsa liar jarang berjalan, mereka lebih sering terbang), dan pak tani-pun memberi mereka makan sama dengan bebek-bebeknya.

Dengan terpaksa angsa liar yang tidak setuju-pun akhirnya mengikuti rombongan bebek-bebek ini, dan berusaha berjalan seperti bebek. Tetapi hati kecilnya terus berontak, bahwa dia bukan bebek – dan sesungguhnya memalukan untuk memaksakan diri berjalan seperti bebek hanya untuk diberi makan oleh pak tani. Angsa liar punya kebiasaan sendiri terbang kesana kemari mencari makanannya sendiri.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Angsa liar yang hatinya tetap angsa ini-pun terus gelisah dan menunggu-nunggu kesempatan untuk terbang kembali bergabung dengan rombongan angsa berikutnya, begitu datang kesempatan – maka terbanglah dia bergabung dengan bangsa aslinya – yaitu bangsa angsa liar.

Tidak demikian halnya rombongan dia yang lain, mereka sudah merasa nyaman menjadi bebek yang setiap hari diberi makan oleh pak tani tanpa harus cape-cape mencarinya sendiri – hanya ada yang mereka tidak tahu, yaitu pak tani ini setiap saat siap menyembelih bebek-bebeknya !

Begitulah sejatinya umat ini, kita ditakdirkan berbeda dengan umat lain. Bukan karena kesombongan kita, tetapi Allah yang memberitahu bahwa kita berbeda: “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS: [3] : 139).

Jadi yang membedakan kita dengan bangsa lain di dunia bukanlah karena ilmu dan teknologi kita, bukan kekuatan ekonomi kita, bukan kekuatan angkatan perang kita – tetapi adalah kekuatan keimanan kita. Kekuatan iman ini yang akan menuntun kita pada kekuatan-kekuatan lainnya. Kekuatan iman inilah yang harus kita bangun, agar kita kembali menjadi ‘angsa liar’ yang bisa menemukan jati dirinya sendiri.

Kekuatan iman-pula yang insyaallah akan menyelamatkan kita dari ‘lubang biawak’ karena kita tidak akan mengikuti rombongan ‘bebek pak tani’ yang sedang menuju lubang biawak : “Sedikit-demi sedikit kalian akan mengikuti sunnah-sunnah umat terdahulu. Sampai-sampai, andaikata mereka masuk ke lubang biawak, niscaya kalian juga ikut mereka memasukinya.” Ada yang bertanya , “ Wahai Rasululah, apakah mereka yang dimaksud adalah Nasrani dan Yahudi ?” Beliau menjawab, “Lalu siapa lagi.?” ( HR. Bukhari Muslim)

Lantas bagaimana cara kita agar tetap bisa menjadi jati diri kita ‘angsa liar’ dan bukan ‘bebek pak tani’ – di era demokrasi dimana yang banyaklah yang dianggap benar? Jawabannya adalah kita harus berani untuk tetap berbeda !.

Setidaknya ada tiga hal yang akan bisa menjaga kita tetap berbeda:

Pertama adalah karakter kita. Kita hanya bisa menjaga tetap berbeda dengan mereka bila kita berhasil membangun karakter Iman pada diri kita. Karena hanya dengan karakter Iman inilah kita dijadikan orang-orang yang paling tinggi derajatnya di QS 3 : 139 tersebut di atas.

Kedua, adalah sumber daya yang menjadi rujukan kita, bukan hukum-hukum dan resolusi yang dibuat oleh manusia, tetapi adalah Al-Qur’an dan Al-hadits yaitu dua hal yang telah dijanjikan untuk menjadi pegangan kita yang akan menjaga agar kita tidak tersesat selamanya – agar jati diri kita tetap terjaga sebagai orang-orang yang beriman.

Ketiga, adalah aktivitas kita. Apakah kita ikut-ikutan dengan hiruk pikuknya dunia mereka – atau kita fokus pada memberi makna kehidupan kita sebagaimana petunjukNya, yaitu hanya untuk beribadah kepadaNya. “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS 51 :56). Jadi apapun yang kita lakukan, apakah sedang beraktifitas di bidang politik, ekonomi, kesehatan, militer, pertanian – semuanya harus dilandasi bahwa kita sedang beribadah kepadaNya.

Dengan menjaga diri kita tetap berbeda dari ‘rombongan bebek pak tani’, bila tiba waktunya ‘rombongan angsa liar’ terbang melintas di atas kita – Insyaallah kita akan tetap mampu terbang dan segera bergabung dengan mereka. Amin !.

Penulis adalah Direktur Gerai Dinar, dan kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Prancis Bosan Jadi Kambing Hitam
Tulisan selanjutnya Waspadai “Jebakan” Waktu Luang!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?