Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Tidur Setelah Belajar Dapat Memperkuat Memori

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 13 Juni 2014 19:57 7:57 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 Juni 2014 19:57
Bagikan
Bagikan

STUDI baru menyebutkan, tidur setelah belajar memperkuat hubungan antara sel-sel otak dan meningkatkan memori.

Para peneliti di New York University Langone Medical Center, Amerika Serikat, menunjukkan, tidur setelah belajar mendorong pertumbuhan cabang dendritik, yakni tonjolan kecil dari sel-sel otak yang terhubung ke sel-sel otak lain dan memfasilitasi berlalunya informasi di sinapsis, suatu persimpangan tempat sel-sel otak bertemu.

Selain itu aktivitas sel-sel otak selama tidur nyenyak, atau tidur gelombang lambat, setelah belajar sangat penting untuk pertumbuhan tersebut.

Dalam temuan pada tikus memberikan bukti fisik penting dalam mendukung hipotesis bahwa tidur membantu mengkonsolidasikan dan memperkuat kenangan baru, dan menunjukkan untuk pertama kalinya bagaimana belajar dan tidur menyebabkan perubahan fisik di korteks motorik, suatu wilayah otak yang bertanggung jawab untuk gerakan-gerakan bersifat sengaja.

“Kami telah mengetahui cukup lama bahwa tidur memainkan peran penting dalam belajar dan memori. Jika Anda tidak tidur dengan baik, Anda tidak akan belajar dengan baik,” kata peneliti senior Wen Biao-Gan, PhD, profesor ilmu saraf dan fisiologi dan anggota Institute of Biomolecular Skirball Medicine di NYU Langone Medical Center.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

“Tapi apa mekanisme fisik yang mendasari bertanggung jawab atas fenomena ini? Di sini kami menunjukkan, bagaimana tidur membantu neuron membentuk koneksi yang sangat spesifik pada cabang-cabang dendrit, yang dapat memfasilitasi memori jangka panjang. Kami juga menunjukkan bagaimana berbagai jenis belajar bentuk sinapsis pada berbagai cabang neuron yang sama, menunjukkan bahwa belajar menyebabkan perubahan struktural sangat spesifik di otak, ” kata peneliti, sebagaimana dilaporkan Kuala Lumpur Post, Kamis (12/6/2014).

Pada tingkat sel, semua kondisi tidur yang betul-betul beristirahat: Sel-sel otak akan lebih bergairah ketika kita menggali lebih mendalam informasi sesaat setelah bangun, mencerna lagi informasi selama tidur nyenyak, yang juga dikenal sebagai tidur gelombang lambat, yakni ketika gelombang otak dan gerakan mata melambat, masuk ke alam mimpi, dan berhenti.

Para ilmuwan telah lama percaya bahwa pengulangan pada malam hari ini membantu kita membentuk dan mengingat memori baru, walaupun perubahan struktural yang mendasari proses ini tetap kurang dipahami.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Science.

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Tambah Bantuan Militer ke Nigeria untuk Hadapi Boko Haram
Tulisan selanjutnya Guccifer Peretas Data Pejabat Tinggi Amerika Diadili di Virginia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?