Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aktivis Muhammadiyah Puji Sikap PBNU soal ‘Rekomendasi Wahabi’

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 November 2022 10:08 10:08 am
Ahmad
Dipublikasikan 1 November 2022 09:20
Bagikan
Aktivis Muhammadiyah - Fahmi Salim, MA
Bagikan

Hidayatullah.com—Pendiri Al-Fahmu Institute Fahmi Salim, MA memuji keputusan PBNU yang telah membatalkan (menganulir) hasil rekomendasi Lembaga Dakwah NU (LDNU) yang meminta pemerintah melarang wahabi.

“Alhamdulillah.. Subhanallah..Laa ilaaha illa Allah.. Allahu Akbar. Makasih Gus Ipul, Pak Sekjen PBNU @gusipul_id,” tulis Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah di akun Instagram @ufsofficial.

Fahmi Salim juga memuji sikap Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, yang disebut moderat, terbuka, mengedepankan dialog dan ukhuwah Islamiyah. “Semoga rilis (PBNU) ini bikin adem, sejuk dan tentrem buat semua pihak,” tulisnya.

https://www.instagram.com/p/CkZUqJpBweE/

Di sisi lain, pria yang pernah aktif di Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kairo mengingatkan para dai untuk menggunakan metode yang baik dalam berdakwah. Di antaranya bersikap santun dan menjaga lisan kepada kelompok yang berbeda, hatta, hal itu disebutnya mendakwahkan tauhid.

“Sekali lagi, tak bosan-bosan, saya ingatkan kepada elemen umat yang bersemangat dakwah tauhid dan dakwah sunnah agar lebih bijak dan santun baik kepada kaum nahdiyin maupun golongan dakwah lainnya, jangan lancang dan tajam lisannya menyerang sesama umat Islam,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pria yang sedang menyelesaikan doktoral di Mesir ini bahkan mengingatkan beberapa pihak yang mudah memberi cap buruk kepada Muslim lain, bahkan dengan tidak sopan menyebut peserta Aksi Bela Islam dengan tuduhan khawarij dan“kumpulan kebun binatang.”

“Kita masih ingat beberapa waktu silam mereka dimanfaatkan untuk memonsterisasi gerakan amar makruf nahi munkar di Indonesia sebagai khawarij dan kumpulan kebun binatang.”

Bagaimanapun, ia tetap yakin ukhuwah di tubuh umat, sambil mengoreksi kekurangan masing-masing kelompok. “Saya yakin dan optimis mayoritas umat inginkan persatuan ummat Islam dan koreksi sikap masing kelompok dalam berdakwah di internal muslim,” tulisnya.

Seperti diketahui, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi khusus terkait pedoman penyampaian informasi publik kepada seluruh lembaga, badan otonom di bawah PBNU. Pedoman ini dikeluarkan karena dinilai telah kontraproduktif dan menimbulkan beragam tafsir di tengah masyarakat. Instruksi ini dikeluarkan PBNU menyusul hasil rekomendasi Lembaga Dakwah NU (LDNU) yang meminta pemerintah melarang wahabi, melarang kegiatan anak muda HijrahFest.

“Rilis LDNU kontra produktif dan tidak pernah dikonsultasikan dengan PBNU khususnya kepada Rais Aam dan Ketua Umum. Masalah sepenting ini mereka tidak konsultasi dan tidak memberitahukan,” kata Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf dikutip Republika, Selasa (01/10/2022).

Dalam instruksi bernomor 225/PB.03/A.I.03.41/99/10/2022 yang ditandatangani Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen Saifullah Yusuf, PBNU meminta jamaahnya tidak memberikan pernyataan yang bersifat strategis lebih-lebih urusan agama sebelum mendapatkan persetujuan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

“Dalam rangka menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkat dan martabat kemanusiaan, serta menjaga kondisi yang kondusif di tengah-tengah kehidupan sosial kemasyarakatan, Pengurus Besar Nahdhatul Ulama dengan ini menyampaikan pedoman penyampaian infomasi publik di lingkungan Nahdhatul Ulama, “ tulisnya.

“Guna terwujudnya Khairu Umma (umat terbaik), PBNU juga meminta setiap hasil pemusyawaratan dan/atau keputusan rapat dilaporkan terlebih dahulu kepada PBNU sebelum disampaikan kepada masyarakat luas, dengan memperhatikan dinamikan sosial di masyarakat,” demikian rilis PBNU.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fahmi SalimLDNUMuhammadiyahPBNUrekomendasi LDNUwahabi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buya Amirsyah Beberkan Tiga Peran Strategis MUI bagi Umat
Tulisan selanjutnya Pembangunan Masjid Muhammadiyah di Aceh Dihalang-halangi, Pemerintah Diminta Tak Diam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?