Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gara-gara Kesehatan Mental, Banyak Siswa di Australia Tidak Masuk Sekolah

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2023 09:46 9:46 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2023 10:00
Bagikan
Sekolah tatap muka guru
Bagikan

Hidayatullah.com—Anak dari Natasha Coster yang berusia 14 tahun, Nyx, dulu suka sekolah, tetapi masalah kesehatan mental membuatnya susah-payah melewati dua pelajaran sehari.

Daftar isi
  • Dampak pandemi
  • Masalah kesehatan mental mendorong ketidakhadiran
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Data baru mengungkapkan tingkat anak-anak yang tidak bersekolah di Australia, baik karena kesehatan mental atau penyakit, sedang meningkat. Tingkat kehadiran sekolah dasar nasional Australia adalah 87,8 persen pada tahun 2022, turun 4,5 persen dari tahun 2021, setelah bertahun-tahun mengalami penurunan kecil.

Malah kadang-kadang, Nyx memutuskan untuk tidak pergi ke sekolah sama sekali.

“Ketika pergi ke sekolah, ia tidak merasa nyaman masuk ke kelas, jadi ia menghabiskan seluruh waktunya di luar kelas dan duduk-duduk di tangga atau di kantor guru pembimbing, atau dengan staf sekolah,” kata Natasha dikutip Abc News.

“Jika suasana hatinya cukup senang, ia akan duduk di luar kelas sehingga dapat mengikuti kelas, tetapi saat ini, ia tidak senang melakukannya karena banyak siswa lain lewat dan bertanya mengapa ia tidak masuk ke kelas.”

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Natasha mengatakan guru dan staf pembimbing telah melakukan semua yang mereka bisa lakukan untuk membantunya, tetapi karena sulitnya akses ke perawatan kesehatan mental, bersekolah pun menjadi semakin sulit bagi Nyx.

“Pembimbing di sekolah pada dasarnya mengatakan, ‘Jika kamu tidak ingin datang ke sekolah, kami sepenuhnya mengerti, tetaplah di rumah’… dan saya pikir pilihan itu yang akan lebih sering diambil,” katanya.

“Kesehatan mental untuk remaja dan berusaha menemukan seseorang yang bisa mengerti sangatlah sulit.”

Data baru yang dikeluarkan oleh Komisi Produktivitas di Australia menunjukkan, jumlah anak-anak yang tinggal di rumah dan tidak masuk ke kelas di Australia terus meningkat, baik karena kesehatan mental maupun penyakit lainnya.

• Tingkat kehadiran sekolah dasar nasional di Australia adalah 87,8 persen pada tahun 2022, turun 4,5 persen dari tahun 2021.

• Di sekolah menengah, tingkat kehadiran siswa turun menjadi 84,7 persen atau turun 4,1 persen dari tahun 2021.

• Penurunan paling menonjol terjadi di Australia Selatan, di mana angka turun sebesar 4,6 persen, diikuti oleh Victoria (4,5 persen).

Dampak pandemi

Menurut ABC News, sebuah survei nasional di Australia mengungkapkan dampak Covid-19 dan lockdown terhadap pelajar yang kehilangan pengalaman penting secara sosial dan akademik. Dia mengatakan masalah ini “berlapis-lapis”, tetapi tren penolakan masuk sekolah yang meningkat juga menjadi faktor penyebabnya.

“Tidak ada keraguan bahwa sejak lockdown dan di banyak negara bagian, para guru sudah menyatakan keprihatinan mereka tentang kesejahteraan banyak siswa kami, serta keterpisahan mereka dari sekolah,” katanya.

“Kami percaya sangat penting bagi kami untuk memiliki lebih banyak guru pembimbing di sekolah dan pakar kesehatan mental yang profesional di sekolah untuk mendukung siswa dan juga untuk bekerja sama dengan guru, karena guru memerlukan dukungan dalam melayani siswa ini.”

Masalah kesehatan mental mendorong ketidakhadiran

Menurut laporan yang diluncurkan tahun lalu, penolakan pergi ke sekolah, yang diberi label “penghindaran sekolah berbasis kecemasan” oleh para ahli, kini sedang meningkat di Australia.

Sebuah laporan terbaru juga menemukan strategi pendidikan nasional di Australia tidak melakukan banyak upaya untuk meningkatkan prestasi akademik para pelajar.

Presiden Asosiasi Kepala Sekolah Menengah Australia, Andrew Pierpoint, mengatakan kesehatan mental adalah pendorong utama ketidakhadiran di sekolah.

“Kasus ketidakhadiran memang selalu ada, tapi saya pikir kesehatan mental membuatnya lebih umum akhir-akhir ini,” katanya.

Dia mengatakan guru dan kepala sekolah membutuhkan sumber daya tambahan untuk mendukung siswa, ditambah dengan pendekatan nasional. “Ini pekerjaan yang sangat besar dan semakin sulit setiap hari,” katanya.

“Kami perlu berbicara dengan orang-orang yang sehari-hari terlibat, dan mereka perlu berbicara dengan kami karena kami tahu bagaimana menjalankan sekolah dan program di sekolah, tapi kami tidak tahu bagaimana mendanai sumber daya tambahan.”

Correna mengatakan perubahan dalam kehadiran siswa “harus menjadi peringatan” bagi pemerintah negara bagian dan federal.”Kita harus berdialog dengan komunitas siswa tentang keterlibatan mereka di sekolah,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiakesehatan mental
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Ini Membunuh Bayinya karena Terganggu Saat Main Game Mobile Legend
Tulisan selanjutnya Korban Gempa Turki Terus Naik, Qatar Stars League Sumbangkan Penjualan Tiket Piala Qatar untuk Penyintas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?