Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengecut, Tujuh Tentara RD Kongo Dihukum Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2023 08:45 8:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2023 08:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di bagian timur Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) menghukum mati tujuh tentara karena sikap pengecut mereka yang tidak berani menghadapi musuh dan pembunuh.

Mereka diketahui kabur ketika kelompok pemberontak M23 datang menyerbu. Mereka kabur melalui kota Sake, di mana mereka menyebabkan kematian dua orang karena secara ceroboh melepaskan tembakan.

Pengacara mereka mengatakan akan mengajukan banding, lansir BBC Ahad (12/2/2023).

November tahun lalu, tiga tentara lainnya divonis bersalah bersikap pengecut dan dijatuhi hukuman mati.

Meskipun di RD Kongo ada vonis hukuman mati, tetapi umumnya hukuman diubah menjadi seumur hidup.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Bentrokan bersenjata di Provinsi Kivu Utara yang kaya mineral sangat marak, menyebabkan ribuan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

RD Kongo dilanda konflik sejak kemerdekaannya pada 1960-an. Sebagian dipicu perebutan untuk menguasai kekayaan mineralnya, sebagian lain oleh persaingan antaretnis.

Masyarakat RD Kongo marah kepada pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pasukan regional negara Afrika Timur karena gagal menghentikan kelompok pemberontak M23 yang menduduki banyak wilayah di Kivu Utara.

RD Kongo, Amerika Serikat dan pakar-pakar PBB menuding negara tetangga Rwanda menyokong M23, klaim yang dibantah oleh pemerintah Kigali.

Sementara itu, Rwanda sejak lama mengkritik otoritas RD Kongo karena gagal melucuti persenjataan pemberontak etnis Hutu – yang sebagian dari mereka terlibat genosida di Rwanda tahun 1994.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:RD Kongo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Misi Kemanusiaan Indonesia Tiba di Turki Tahap Pertama
Tulisan selanjutnya Partai Ummat akan Rekomendasi Bakal Calon Presiden Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?