Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Belasan Migran Afghanistan Tewas di Dalam Truk Bulgaria, 6 Orang Tersangka

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Februari 2023 14:31 2:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Februari 2023 14:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kejaksaan Bulgaria menetapkan 6 orang sebagai terdakwa kasus perdagangan manusia setelah 18 orang migran Afghanistan ditemukan tewas di dalam sebuah truk yang dicampakkan di sebuah jalan tak beraspal di dekat ibukota Sofia hari Jumat (17/2/2023).

Jaksa mengatakan truk tersebut ditinggalkan begitu saja di dekat desa Lokorsko setelah sopir truk dan keneknya mendapati banyak dari 52 migran, yang disembunyikan di dalam kompartemen rahasia di dalam truk,

mengalami pusing dan sebagian di antaranya bahkan sudah tidak bernyawa.

Sopir truk dan keneknya juga dijerat dakwaan atas kematian para migran tersebut, kata pihak kejaksaan. 

Meskipun ada suara pukulan keras dan berkelanjutan di kabin dari tempat persembunyian para migran, sopir truk menolak untuk berhenti, kata Borislav Sarafov, kepala Dinas Penyelidikan Nasional dan wakil kepala kejaksaan, kepada para reporter seperti dilansir Reuters hari Ahad (19/2/2023).

Baca Juga

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Ke-18 korban meninggal karena kombinasi kekurangan oksigen di ruang tertutup dan kesulitan bernapas karena mereka dijejalkan ke dalam truk “seperti di dalam kaleng”, kata Sarafov.

“Para korban meninggal secara perlahan dan menyakitkan,” imbuhnya.

“Kasus ini menunjukkan ketidakpedulian yang ekstrem dan menunjukkan bahwa migran hanya dianggap sebagai barang yang harus dikirim dari satu tempat ke tempat lain, terlepas dari apakah mereka hidup atau mati,” kata Sarafov.

Sebanyak 34 migran lainnya, yang dilarikan ke rumah sakit pada hari Jumat, masih dirawat dan dalam kondisi stabil, kata pihak berwenang.

Lima dari mereka yang didakwa sudah ditahan, sementara salah satu tersangka, yang berhasil melarikan diri ke luar Bulgaria, sedang diburu dengan surat perintah penangkapan Eropa.

Jaksa mengatakan jaringan penyelundup manusia itu membawa migran dari perbatasan dengan Turki menyeberang melintasi Bulgaria menuju Serbia, dari sana kemudian mereka akan melanjutkan perjalanan utamanya ke Inggris, Jerman atau Prancis.

Ribuan orang lari menyelamatkan diri dari peperangan dan kemiskinan yang melanda Timur Tengah, Afrika dan Asia dan mencoba mencari peruntungan nasib di Eropa. Bulgaria berusaha mengatasi peningkatan arus masuk migran dari negara tetangga Turki dalam satu tahun terakhir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulgariamigran Afghanistanpenyelundupan manusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Rumania Pakai Ulang Implan Medis dari Mayat untuk Pasien Hidup
Tulisan selanjutnya Megawati Pertanyakan Ibu-Ibu Kok Terlalu Rajin Pengajian, Ketua MUI: Jangan Suka Usil!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri

Berita
26 Agustus 2026 11:20
MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

27 Agustus 2026 15:03
Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

27 Agustus 2026 14:15
Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

27 Agustus 2026 12:13
Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

27 Agustus 2026 11:44
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?